SuaraBekaci.id - Rais Syuriah PCINU Australia Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir memberikan komentar soal adanya sejumlah pihak yang hendak mengumpulkan donasi untuk membeli kapal selam.
Komentar tersebut disampaikan melalui cuitan di akun Khazanah GNH @na_dirs yang dikelola Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen. Gus Nadir mengingatkan pihak yang hendak mengumpulkan donasi pembelian kapal selam tentang laporan donasi peristiwa KM 50.
"Itu yang mau patungan beli kapal selam, kami cuma mau mengingatkan laporan donasi KM50 yang enggak jelas," cuit akun @na_dirs, Selasa (27/4/2021.
Gus Nadir mempersilakan pihak-pihak yang ingin donasi untuk membeli kapal selam. Namun, harus menyampaikan laporan pertanggungjawaban dengan jelas.
Menurutnya, sangat tidak elok jika di kemudian hari terjadi keributan soal donasi tersebut.
"Jadi, kalau mau patungan/donasi beli kapal selam silakan, tapi pertanggungjawabannya harus jelas. Gak elok kalau melihat kalian ribut lagi soal donasi setelah ini," katanya.
Sebelumnya, pada unggahan Ustadz Abdul Somad di media sosialnya Ustadzabdulsomadofficial, ia mengajak masyarakat agar patungan bagi Indonesia membeli kapal selam baru pengganti Nanggala 402 yang karam, Minggu (25/4/2021).
Dengan nama Patungan Rakyat Indonesia Membeli Kapal Selam, Ustadz asal Riau ini pun mengunggah foto kapal selam Nanggala 402.
Keterangan foto itu dilengkapi dengan nomor rekening, penggalangan dana tersebut. Dalam keterangan fotonya ia menerangkan jika aksi patungan rakyat Indonesia membeli kapal selam ini dilakukan Masjid Jogokariyan Jogya.
Baca Juga: Geger Mau Nikahi Fatimah, Ustadz Somad Galang Dana Mau Beli Kapal Selam
Dengan tagline Rakyat Bersatu, jaga Kedaulatan Laut Kita, donasi patungan rakyat Indonesia membeli kapal selam penggantai Naggala 402 dimulai.
Berita Terkait
-
Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan
-
Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?
-
Bunyi Hukum Archimedes dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar