SuaraBekaci.id - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuat cuitan terkait dengan bulan suci Ramadan. Cuitan tersebut berisi pertanyaan tentang bulan ramadan.
Dia menuliskan bahwa sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan. Kemudian, kata dia, terdapat seruan untuk menghormati bulan suci.
"Ramadan sebentar lagi. Ada seruan hormati bulan suci. Yg berpuasa yg harus dihormati. Yg berpuasa yg harus menghormati. Manakah yg ada di hati?" tanya Lukman Hakim melalui jejaring sosial twitternya, @lukmansaifuddin, Minggu (11/4/2021).
Cuitan tersebut mendapatkan beragam respon. Salah satunya dari Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika Akhmad Sahal atau Gus Sahal.
Dia menyatakan, bahwa yang berpuasa maupun tidak tetap bisa saling menghormati.
Menurutnya, yang tidak layak dihormati yakni yang menggunakan cara-cara memaksa untuk dihormati.
"Yg berpuasa dan yg tak berpuasa bisa saling menghormati. Yg gak layak dihormati: mereka yg pake paksaan utk minta dihormati," demikian tulis Gus Sahal @sahal_AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare
-
Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki
-
Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi