SuaraBekaci.id - Beredar sebuah video dengan keterangan pertunjukan seni budaya Jaran Kepang dibubarkan. Video dengan keterangan tersebut mendapatkan sorotan dari Ketua Bidang Kajian Strategis PP GP Ansor Mohammad Nuruzzaman.
Mohammad Nuruzzaman mengatakan bahwa pembubaran tersebut sudah berbahaya. Dia meminta agar pihak kepolisian memberikan perhatian atas hal tersebut
"Ini sudah berbahaya, ada kelompok mengatasnamakan agama melarang kesenian dengan menuduh musyrik dan membubarkan... mohon atensi @CCICPolri," demikian cuitan pria yang juga menjabat Komandan Densus 99 Banser Nuruzzaman melalui akun twitternya @noeruzzaman, Rabu (7/4/2021).
Dia menyampaikan hal itu sambil menautkan sebuah postingan yang menunjukkan sejumlah warga tengah terlibat perdebatan.
Dalam keterangan video berduarasi 2 menit 20 detik itu dituliskan bahwa dilakukan pembubaran seni budaya Jaran Kepang karena dianggap syirik.
"Pertunjukan seni budaya Jaranan atau biasa disbt Jaran Kepang, Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan Menganggap Syirik lalu di bubarkan, Beberapa saat kemudian, salah 1 anggota ormas tsb maju & meludahi wanita yg adu argumen. Kontan, sejumlah warga emosi. Kerusuhan pun terjadi," tulis akun @RD_4WR1212 dalam video yang dikomentari Nuruzzaman.
Berita Terkait
-
Danantara Tunjuk Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Jadi Komisaris BSI
-
Berapa Gaji Ainul Yakin sebagai Komisaris PT Transjakarta? Disorot usai Demo Trans7
-
Profil Ainul Yakin: Komisaris Transjakarta dan Ahli Menag yang Ancam 'Gorok Leher' Pengkritik Ulama
-
6 Fakta Komisaris TJ dan Ketua GP Ansor Jakarta Ancam 'Gorok' Leher Karyawan Trans7
-
Transjakarta Ogah Dikaitkan Orasi 'Ancaman' Ketua GP Ansor DKI saat Demo Trans7, Mengapa?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta