SuaraBekaci.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut bahwa terdapat invisible hand yang ingin memecah belah Indonesia.
Ganjar Pranowo menyampaikan hal itu ketika membahas peristiwa penyerangan Mabes Polri yang dilakuan Zakiah Aini yang masih berusia 25 tahun.
Ganjar Pranowo mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan tetap mengacu pada Pancasila.
Hal itu dia sampaikan melalui cuitan di akun twitternya @ganjarpranowo yang diunggah Jumat (2/4/2021) pukul 17.16 WIB.
"Ada invisible hand yang ingin memecah belah Indonesia. Apakah kita hanya berdiam diri?. Kita punya Pancasila sebagai pedoman berbangsa dan bernegara. Ada Ketuhanan Yang Maha Esa di sila pertamanya," cuit Ganjar Pranowo dikutip Suara.com.
Dia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama saling menghormati, membantu dan mengayomi demi persatuan Indonesia.
"Kita meyakini dan menyepakati bahwa semua agama itu baik untuk setiap pemeluknya. Maka marilah saling menghormati, saling membantu, dan mengayomi. Demi persatuan Indonesia," demikian cuitan Ganjar Pranowo.
Tag
Berita Terkait
-
Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu
-
4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU