SuaraBekaci.id - Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek macet siang ini, Jumat (2/4/2021). Tercatat sebanyak tiga titik kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 13.30 WIB.
Tiga titik kemacetan di Jalan Tol Jakarta Cikampek berada di wilayah Cikarang hingga Karawang. Total kepadatan yang tersebar di tiga titik kemacetan itu sepanjang 17 kilometer.
Jasa Marga melalui akun twitter resminya menyampaikan kepadatan terjadi di Cikarang Pusat KM 37 sampai KM 41 Jalan Tol Jakarta Cikampek.
Kemudian, kepadatan juga teradi di Karawang Barat Km 42 sampai Km 50 Halan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.
"Cikarang Pusat KM 37 - KM 41 arah Cikampek padat, kepadatan volume lalin. Karawang Barat KM 42 - KM 50 arah Cikampek padat, kepadatan volume lalin. Karawang Timur KM 52 - KM 57 arah Cikampek padat, kepadatan volume lalin," demikian cuitan akun twitter resmi Jasamarga @PTJASAMARGA.
Disampaikan bahwat ini tengah diberlakukan buka tutup rest area di Km 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
"Tempat istirahat Karawang Timur KM 57 arah Cikampek diberlakukan buka/tutup secara situasional, gunakan tempat istirahat berikutnya," tulisnya.
Sebelumnya, Jasa Marga memperpanjang contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek menjadi 24 km. Contraflow dilakukan untuk mengurai kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.
Contraflow semula diberlakukan mulai dari KM 47+000 sampai dengan KM 61+000. Kini contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek diperpanjang menjadi 24 Km yakni dari KM 36+900 sampai dengan KM 61+000 sejak pukul 09.40 WIB.
Baca Juga: Kondisi Lalin di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Siang Ini
"Dengan diberlakukannya perpanjangan contraflow, diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta- Cikampek arah Cikampek," kata General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati, Jumat (4/2/2021).
Berita Terkait
-
Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan
-
Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad
-
Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer
-
Review Bebek Boedjang Karawang: Sensasi Bebek Jumbo Daging Empuk Rp50 Ribu
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia
-
Kisah Kursumawati, Agen BRILink yang Bawa Literasi Keuangan Lebih Dekat ke Masyarakat
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Sudah Berulang Kali Beraksi, Ini Motifnya
-
Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN