SuaraBekaci.id - Seorang pemilik warung kelontong, Rudi (40) menjadi korban pembacokan hingga tewas dalam kondisi mengenaskan. Rudi tewas mengenaskan usai dibacok menggunakan golok oleh anaknya, Ahmad Sidik (20).
Ayah dibacok anak ini tewas dengan kondisi leher hampir putus akibat sabetan golok saat dia baru saja tidur siang.
Peristiwa Rudi dibacok anaknya ini terjadi di Kampung Sayangkaak, Desa Nyalindang, Kecamatan Cugenang, Cianjur.
Kapolsek Cugenang Kompol Woro Wuriyani mengatakan saat ini Ahmad Sidik telah ditangkap polisi.
Dia menerangkan, peristiwa itu bermula saat Rudi membangunkan Ahmad Sidik. Dia meminta anaknya untuk bergantian menjaga warung kelontong.
Ahmad Sidik lalu bangun dan menuju ke teras rumah. Dia kemudian melihat ayahnya masuk ke dalam kamar untuk istirahat.
Beberapa saat kemudian, dia masuk ke dalam kamar dengan membawa golok. Saat itu, dia mendapati ayahnya sedang tertidur.
Dia pun langsung melayangkan golok ke leher Rudi. Sabetan golok Ahmad Sidik itu membuat leher Rudi nyaris putus.
Warga yang sempat melihat Ahmad Sidik keluar rumah dengan golok masih bersimbah darah langsung melapor ke polisi.
Baca Juga: Geger! Anak Bacok Ayah Pakai Golok Gegara Dibangunkan Saat Tidur Siang
Pihak kepolisian pun langung melakukan penangkapan dengan barang bukti sebilah golok yang masih berlumuran darah.
"Saat ini, pelaku sudah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan terkait kasus pembunuhan," katanya dilansir dari Antara, Kamis (1/4/2021).
Dia menyatakan, Ahmad Sidik masih sulit memberikan keterangan karena diduga syok. Sehingga pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaaan pelaku.
"Kami akan konsultasi ke Mapolres Cianjur, terkait kejiwaan pelaku yang hingga saat ini masih sulit memberikan keterangan," ujarnya.(Antara)
Berita Terkait
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta