SuaraBekaci.id - Pengamat terorisme Ridlwan Habib menyatakan bahwa pengamanan objek vital harus diperketat. Dia menyampaikan hal itu menyusul peristiwa Mabes Polri diserang terduga teroris.
Dia mengatakan, masuknya terduga teroris ke dalam area Mabes Polri harus menjadi bahan eveluasi bersama. Seharusnya, kata Ridlwan Habib, pengamanan sudah diperketat sejak terjadinya aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
"Artinya walaupun ini era korona, tamu keluar masuk kemudian orang asing tidak dikenal harus diperiksa sangat ketat," kata dia dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Rabu (31/3/2021).
Dia mengatakan, peristiwa tersebut perlu menjadi evaluasi bersama semua pihak agar tidak kembali terulang.
"Jadi saya kira ini jadi evaluasi bersama dan sebelum ini menginspirasi yang lain saya kira ini harus jadi pengamanan maksimal di objek-objek vital yang lain," ujarnya.
Sebelumnya, Ridlwan Habib menyatakan bahwa berpotensi terjadi aksi teror beruntun.
Berita Terkait
-
Jejak Ulta Levenia dari Peneliti Teroris Jadi Deputi Bakom Kini Ramai Gegara Teori Konspirasi
-
Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah
-
BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?