SuaraBekaci.id - Menkopolhukam Mahfud MD memberikan komentar soal ceramah Ustaz Hasyim Yahya yang viral dan banyak diperbincangkan di media sosial Twitter. Mahfud MD berkomentar mengenai hal tersebut melalui akun twitternya @mohmahfudmd, Senini (29/3/2021) malam.
Mahfud MD memberikan komentar dengan menautkan sebuah berita berjudul "Viral di Medsos, Ustad Hasyim: Islam yang Baik adalah yang Jadi Teroris".
"Sering pasal2 hukum bs dijualbelikan dgn aparat (polisi, jaksa hakim, pengacara) yg tak bermoral. Dlm Qur’an jg orng bs menemukan ayat2 utk melakukan teror tp jg bs menemukan byk ayat utk menjaga nyawa manusia. Ini buktinya Jd masalahnya ada di “moral”," demikian cuitan Mahfud MD.
Dia juga menyatakan, dalam praktiknya banyak kasus bisa dibeli dengan pasal-pasal kepada oknum aparat.
"Dlm praktik bnyk kasus bs dibeli dgn pasal2 kpd oknum aparat: kalau mau menang pakai Psl ini, kalau mau dikalahkan pakai Psl itu. Di Islam jg ada pilih2 dalil semaunya shg ada ayat "jgn kamu (jual)belikan ayat2 Allah dgn harga murah". Walaa tasyataruu biayatillah tsamanan qalila," katanya.
Sebelumnya, viral ceramah Ustaz Hasyim Yahya yang menyatakan orang Islam baik yang menjadi teroris menjadi salah satu topik yang menjadi perhatian khalayak ramai.
Dalam video berdurasi 2 menit 19 detik itu banyak pernyataan-pernyataan Ustaz Hasyim Yahya yang membicarakan soal terorisme.
Hal itu diucapkan Ustaz Hasyim Yahya lewat rekaman video yang mengajak pada terorisme tersebar di media sosial. Video ini muncul saat kejadian bom Gereja Makassar, Minggu (28/3/2021).
Awalnya Ustaz Hasyim Yahya mengatakan orang Islam baik jadi teroris. Ustadz Hasyim Yahya pun menyuruh warganet buka surat Al Anfal ayat 60. Video itu disebar Twitter @nila_mrt.
Baca Juga: Hubungan Teroris dan Agama, Natalius Pigai: Jokowi Harus Tegur Mahfud MD
“Orang Islam yang baik itu yang menjadi teroris. Buka Al Anfal ayat 60, datangkan Kiai siapa, ustaz siapa bahwa orang Islam itu hajib jadi teroris,” kata orang dalam video tersebut.
Ustaz Hasyim Yahya juga menyinggung bahwa semboyan Bhineka Tunggal Ika di Indonesia bukan berarti bahwa seorang muslim harus melanggar aturan agamanya. Orang yang disebut pendakwa ini mencontohkan bahwa ‘mengheningkan cipta’ dalam upacara bukanlah cara-cara Islam, melainkan cara orang kafir.
"Kita ini harus Bhineka Tunggal Ika. Bhineka Tunggal Ika, silakan kamu yang mau Bhineka Tunggal Ika. Itu tidak berarti bahwa seseorang muslim yang hidup di negara ini harus melanggar aturan agamanya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Anggota Parlemen Jepang yang Viralkan Turis Indonesia Punya Rekam Jejak Rasis
-
Viral Turis Indonesia Kasih Makan Rusa di Jepang Pakai Sampah Plastik, Sempat Dikira Warga Malaysia
-
Ceramah Ustaz Abdul Somad Viral Singgung Ijazah Mesir-Maroko Tak Dihargai: Saya Akan Lawan!
-
Klarifikasi Video Viral, Betrand Peto Sebut Email Miliknya Diretas
-
Viral Madam Pang Hampir Jatuh ke Pelukan Prabowo Usai Final FIFA ASEAN Cup Bikin Netizen Heboh
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi