SuaraBekaci.id - Seorang pria berinisal AL (46), pegawai PT GAS (Global Aero Sejahtera) tewas bersimbah darah di kantornya di Perum Griya Agung Sentosa RT 007 RW 04, Pondok Melati Kota Bekasi pada Rabu (24/3/2021) pagi.
Dia tewas bersimbah darah setelah mengeluarkan banyak darah dari mulut dan hidungnya.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, peristiwa bermula ketika AL bertemu rekannya yang kini berstatus saksi di kantor PT GAS.Dia sempat membuat kopi.
Kemudian, AL masuk ke kamar mandi pada sekitar pukul 12.30 WIB pada hari yang sama. Setelah itu, dia merasakan sesak nafas da mengalami batuk-batuk.
Kemudian AL meminta pertolongan kepada rekannya terkait dengan apa yang dia alami. Rekannya pun memegang dan mendudukan AL di lantai.
"Selanjutnya korban langsung mengeluarkan darah dari mulut dan hidung, kemudian tidak lama korban meninggal dunia," kata Erna melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2021).
Dia menjelaskan, korban disebut memiliki riwayat penyakit TBC dan asma.
Petugas Reskrim Polres Metro Bekasi Kota kemudian mengecek kondisi AL. Hasilnya, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Petugas mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk melengkapi berkas penyelidikan kasus tersebut," kata Erna.
Baca Juga: Dinkes Targetkan 800 Penerima dalam Vaksinasi Covid-19 GMM Bekasi
Selanjutnya, AL dibawa ke rumah sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum luar sebagai langkah awal guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031