SuaraBekaci.id - Penemuan mayat guru di Blok G3 RT 001/033 Kelurahan Mustikajaya Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi membuat geger warga setempat. Warga setempat geger karena awalnya mereka tidak mengetahui peristiwa tersebut.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membeberkan detik-detik penemuan mayat guru tersebut pada Minggu (21/3/2021).
Dia menjelaskan, korban yang diketahui bernama Yati Sumiatu pertama ditemukan oleh warga dengan tak sengaja.
Peristiwa bermula ketika warga bernama Pariyanto melintas di depan rumah Yati. Di situ dia melihat sepeda motor Yati terparkir di teras rumah dengan posisi pagar tak terkunci.
Lalu, Pariyanto berinisiatif memanggil Yati agar memindahkan sepeda motornya terparkir di lokasi tersebut. Sayangnya, panggilan tersebut tak mendapatkan jawaban.
"Saksi (Pariyanto) memanggil korban dengan berulang kali namun tidak ada jawaban, setelah itu saksi berkoordinasi dengan warga setempat untuk memanggil korban, namun tidak ada jawaban juga," kata Kompol Erna Ruswing Andari, Senin (22/3/2021).
Setelah itu, Pariyanto bersama warga membuka paksa pintu rumah korban secara paksa.
"Setelah berhasil masuk rumah korban, alangkah terkejutnya mereka karena mendapati korban terbaring tidak bernyawa di lantai," ujarnya.
Korban yang diketahui tinggal sendirian di rumahnya itu diduga meninggal akibat sakit yang dideritanya. Hal tersebut terlihat dari tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka, Pelajar Bekasi Tidak Pakai Seragam Sekolah
Kasus itu kemudian ditangani Polsek Bantargebang dan tengah melakukan penyelidikan dengan menghubungi tim unit identifikasi Polres Metro Bekasi Kota. Selain itu, polisi juga melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan visum luar.
Berita Terkait
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
-
Geger Penemuan Mayat Tergantung di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor, Wajah Hancur Sulit Dikenali
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!
-
BRI Siapkan 3 Strategi Mitigasi Risiko untuk Dorong Kredit UMKM
-
Terjadi Lagi di Bekasi: Begal Payudara di Gang Sempit Terekam CCTV
-
Polisi Tangkap Pasangan Kekasih Pembuang Bayi di Tambun Bekasi