SuaraBekaci.id - Yati Sumiati (58), guru yang ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Bumyagara, Kota Bekasi, diduga meninggal dunia karena sakit. Dia tinggal di Blok G 3 RT 001/033 Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, bahwa guru tersebut diduga meninggal dunia karena sakit.
"Korban yang diketahui tinggal sendirian di rumahnya diduga meninggal akibat sakit yang dideritanya," kata Erna melalui keterangan tertulis kepada SuaraBekaci.id, Senin (22/3/2021) malam.
Dia menjelaskan, hal tersebut terlihat dari tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kendati demkian, kata dia, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan dengan menghubungi tim unit identifikasi Polres Metro Bekasi Kota.
"Petugas juga melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan visum luar," ujarnya.
Sebelumnya, warga Perumahan Bumyagara digegerkan dengan penemuan mayat wanita yang berprofesi sebagai guru bernama Yati Sumiati (58) pada Minggu (21/3/2021).
Jasad guru paruh baya itu ditemukan di rumahnya yang berada di Blok G 3 RT 001/033 Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Erna mengatakan, jasad Yati Sumiati ditemukan pertama kali oleh warga bernama Pariyanto (51). Jasadnya ditemukan di samping tempat tidur kamarnya dengan keadaan tertelungkup.
Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka, Pelajar Bekasi Tidak Pakai Seragam Sekolah
Berita Terkait
-
Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer
-
Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan