SuaraBekaci.id - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB), Marzuki Alie buka-bukaan soal perebutan kursi ketua umum Partai Demokrat pada Kongres Partai Demokrat 2010.
Marzuki Alie menceritakan perjalanan kongres hingga Anas Urbaningrum terpilih menjadi ketua umum Partai Demokrat.
Dia mengklaim bahwa semula Anas Urbaningrum dan dirinya dilarang untuk maju mencalonkan diri sebagai calon ketua umum Partai Demokrat. Namun, akhirnya Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie mencalonkan diri.
Marzuki Alie kemudian membeberkan alasan dia dan Anas Urbaningrum maju sebagai calon ketua umum Partai Demokrat. Yakni, kata dia, karena Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY yang saat itu menjabat Presiden merekemodasikan orang yang sebelumnya berasal dari partai lain.
"Tetapi sayangnya yang direkomendasi itu orang yang sehari-hari dekat beliau (SBY), tentu dari segi loyalitas tidak akan diragukan lagi, karena orang tersebut dari partai lain masuk ke demokrat tentu apapun diberikan hanya untuk mendapatkan kepercayaan. Orang ini lah yang diusung Pak SBY pada saat itu sebagai Presiden untuk menjadi ketua umum," katanya dikutip dari kanal YouTube Bang MA Official yang diunggah hari ini, Rabu (17/3/2021).
Dia menjelaskan hal tersebut kemudian membuat terjadinya kompetisi dan berkahir pada terpilihnya Anas Urbaningrum.
"Kami terpaksa berkompetisi dan alhamdulillah partai ini tidak jatuh ke orang yang tidak tepat," ujarnya.
Marzuki Alie menambahkan, dirinya bukan tidak setuju dengan orang yang direkomendasikan oleh SBY. Namun, kata dia, orang tersebut seharusnya berproses terlebih dahulu di Partai Demokrat.
"Bukan kami tidak setuju, karena yang bersangkutan mendirikan partai saja gagal apalagi memimpin partai yang sudah menang. Apakah yang bersangkutan mampu, harusnya tentu melalui proses, ini yang kita inginkan," katanya.
Baca Juga: Yoyok Sukawi Minta Menkumham Abaikan Kepengurusan Partai Demokrat Versi KLB
Dilansir dari BBC, terdapat sejumlah calon ketua umum Partai Demokrat pada Kongres 2010. Yakni, Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie.
Tag
Berita Terkait
-
AHY Diprediksi Bakal Jadi Pesaing Kuat Gibran di Bursa Cawapres 2029
-
Namanya Dicatut Jadi Caleg Demorkat, Sarah Sechan Geram: Jangan Coblos Aku Ya
-
Prabowo Puji Demokrat Saat Jadi Oposisi: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar
-
Luruskan Pidato Politik, AHY Tegaskan Demokrat Tak Berpaling dari Prabowo
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?