SuaraBekaci.id - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi Romli HM angkat bicara terkait dengan kabar Sekretaris DPC Partai Hanura Agus Nur Hermawan ditunjuk sebagai Ketua DPC Partai Demokrat versi KLB.
Romli memepersilakan Agus untuk mejadi Ketua DPC Partai Demokrat versi KLB di bawah kepemimpinan Moeldoko. Tapi, kata Romli, KLB Partai Demokrat di Deli Serdang hingga kini tidak diakui pemerintah.
"Itu mah silakan saja, cuma yang jadi pertanyaan kita apakah Demokrat versi Moeldoko sudah disahkan Kemenkumham atau belum, kalau kita nunggu saja siapa yang diakui pemerintah dan negara karena semua ada aturannya," kata Romli dilansir dari Antara, Senin (15/3/2021).
Romli menjelaskan, untuk menjadi ketua DPC Partai Demokrat tidak bisa sembarangan. Karena terdapat mekanisme yang harus ditempuh untuk bisa menduduki jabatan pimpinan partai politik.
Apalagi, kata Romli, Agus bukan kader Partai Demokrat melainkan Partai Hanura.
"Memang bisa sembarangan jadi Ketua DPC ?. ambil dari mana saja. Apalagi dia (Agus Nur Hermawan) masih berpakaian partai lain, dia kan Hanura. Tapi terlepas dari itu bagi saya umur saja ada batasannya, apalagi jabatan. Jadi saya menganggapnya biasa-biasa saja, santai saja, semua ada prosesnya," beber Romli.
Sebelumnya, Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Bekasi Agus Nur Hermawan mengaku ditunjuk sebagai Ketua DPC Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, Sumatera Utara dibawah kepemimpinan Moeldoko.
Plt Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bekasi Firman Andriyana Sujud mengaku malu jika Agus menjadi Ketua DPC Partai Demokrat versi KLB. Pasalnya, komunikasi Firman dengan Romli terjalin dengan baik.
"Kita tidak tahu benar atau tidaknya dia ketua versi KLB, tapi saya sangat menyayangkan kalau ini karena ulahnya Agus ya. Karena ini mencederai politik yang semestinya tidak ada KLB. Sayang saja, karena saya dengan semua ketua partai itu seperti sahabat, seperti teman, kalau dibeginikan malu saya," katanya.
Baca Juga: Plt Ketua Hanura Bekasi Malu Sekretaris Jadi Ketua Demorkat Versi KLB
Berita Terkait
-
Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran
-
Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak
-
Sempat Diragukan, Aksi Gotong Royong Warga Berbuah Bendera Merah Putih Setengah Kilometer
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti