SuaraBekaci.id - Jalan Tol Jakarta-Cikampek macet. Hal itu disebabkan karena sedang dilakukan pekerjaan rekonstruksi jalan.
General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memberlakukan contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Dia menyatakan, kepadatan lalu lintas di Jalan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek merupakan imbas dari pekerjaan rekonstruksi di Jalan Tol Ruas Jakarta Cikampek.
Terdapat beberapa titik pengerjaan yang tengah dilakukan pengerjaan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
"Pada KM 24+371 s.d 24+481 dan 24+603 sampai dengan 24+613 jalur arah Cikampek," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (15/3/2021).
Dia menerangkan, pekerjaan rekonstruksi ini merupakan upaya Jasa Marga untuk meningkatkan layanan, kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.
"Serta upaya Jasa Marga untuk tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM)," tuturnya.
Widiyatmiko menambahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan.
Sebelumnya, Jasa Marga memberlakukan contraflow sejauh 11 kilometer di Jalan Tol Jakarta Cikampek untuk mengatasi kemacetan tersebut.
Baca Juga: Jalan Tol Jakarta-Cikampek Macet, Jasa Marga Berlakukan Contraflow 11 Km
"Untuk mengurai kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek, Jasa Marga atas diskresi Kepolisian berlakukan rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari KM 21+000 sampai dengan KM 32+150 arah Cikampek sejak pukul 16.00 WIB," ujarnya.
Berita Terkait
-
ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis