SuaraBekaci.id - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengibaratkan gejolak Partai Demokrat terkait dengan pelaksanaan Kongres Luar Biasa atau KLB Deli Serdang, Sumatera Utara sebagai peperangan.
SBY mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk semakin bersatu dan merapatkan barisan dala menghadapai gejolak yang tengah terjadi. Hal itu disampaikan SBY saat menggelar konferensi pers merespons pelaksanaan KLB Partai Demokrat yang dinilai ilegal.
Dia menyampaikan, bahwa dirinya sangat merasakan apa yang saat ini tengah dirasakan seluruh kader Partai Demokrat di tanah air.
"Saya sangat merasakan apa yang para kader demokrat rasakan saat ini, saudara pasti marah, terhina, merasa diperlakukan sewenang-wenang, geram kepada yang berkhianat dengan imbalan uang dan iming-iming kedudukan dan rasanya ingin membalas perbuatan mereka," katanya dikutip dari tayangan YouTube KompasTv .
Kendati demikian, SBY mengimbau agar seluruh kader Partai Demokrat tetap bersabar dengan tetap gigih berusaha mendapatakan keadilan yang sejati.
"Namun sebagai orangtua di partai ini saya tetap meminta saudara bersabar namun gigih berikhtiar untuk mendapatkan keadilan yang sejati," ujarnya.
Dia menyatakan, dirinya percaya bahwa Presiden Joko Widodo memiliki integritas dan kearifan dalam menyikapi gerakan pendongkelan dan perebutan kepemimpinan partai demokrat yang sah.
SBY juga percaya bahwa negara dan pemerintah akan bertindak adil dan sepenuhnya menegakkan pranata hukum yang berlaku. Baik itu Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Partai Politik maupun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) yang secara hukum juga mengikat.
"Namun dunia politik tak seindah yang kita mimpikan, gangguan terhadap partai demokrat, gangguan terhadap kita semua belumlah usai. Karenanya, mari kita makin bersatu dan makin merapatkan barisan," katanya.
Baca Juga: SBY Mohon Ampunan Tuhan Karena Pernah Berikan Jabatan ke Moeldoko
Di bawah komando dan kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono atau AHY, SBY mengajak para kader untuk berjuang bersama sampai benar-benar mendapatkan keadilan.
"Perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan dan kemandirian partai adalah perjuangan yang suci dan mulia. Ibarat peperangan, perang yang kita lakukan adalah perang yang dibenarkan, sebuah war of necessity, sebuah just war perang untuk mendapatkan keadilan," ujarnya.
"Semoga Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa menuntun langkah kita serta memberikan pertolongan kepada kita semua," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
AHY: Rakyat Bisa Bertahan Belum Sejahtera, tapi Sulit Menerima Ketidakadilan
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan
-
Transformasi Mulai Berdampak, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR