SuaraBekaci.id - Dinas Pertanian Kabupaten Karawang akan mengajukan bantuan untuk petani korban banjir dan gagal panen. Bantuan itu diajukan ke pemerintah.
Permohonan bantuan ke pemerintah pusat saat ini belum dilakukan karena pihaknya masih melakukan pendataan secara riil luas sawah yang terendam banjir.
"Tentu kami akan menyampaikan permohonan bantuan untuk mengurangi beban petani yang areal sawahnya terendam," kata Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian setempat Edi Suryana.
Jika sudah diketahui secara final luas areal sawah yang terendam, baru pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan.
Namun sesuai dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, bantuan dari pemerintah pusat itu hanya berupa benih.
Edi mengakui saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah areal sawah yang terendam banjir.
Meski begitu, disebutkan kalau untuk sementara ini terdapat sekitar 2 ribu hektare sawah yang terendam banjir, tersebar di sejumlah kecamatan sekitar Karawang. (Antara)
Berita Terkait
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Sah! Pemerintah Tarik Kewenangan Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Pusat
-
Petani Tembakau Curhat, Perusahaan Rokok Menyusut dari 5.000 Jadi 1.700
-
Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau
-
Tar dan Nikotin Dibatasi, Industri Kretek Nasional Terancam Lumpuh
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Presiden Beri Arahan pada Danantara Indonesia untuk Perkuat Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional
-
Zulkifli Hasan: Tumpukan Sampah di TPST Bantargebang Seperti Gedung 17 Lantai
-
Karyawan SPBU Dibekap, Diikat, dan Dipukuli Komplotan Perampok
-
Jangan Sampai Hipoglikemia! Tips Khusus Dokter untuk Pemudik Penyandang Diabetes
-
Profil Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Disebut Trump Tidak Akan Berumur Panjang