SuaraBekaci.id - Dinas Pertanian Kabupaten Karawang akan mengajukan bantuan untuk petani korban banjir dan gagal panen. Bantuan itu diajukan ke pemerintah.
Permohonan bantuan ke pemerintah pusat saat ini belum dilakukan karena pihaknya masih melakukan pendataan secara riil luas sawah yang terendam banjir.
"Tentu kami akan menyampaikan permohonan bantuan untuk mengurangi beban petani yang areal sawahnya terendam," kata Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian setempat Edi Suryana.
Jika sudah diketahui secara final luas areal sawah yang terendam, baru pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan.
Namun sesuai dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, bantuan dari pemerintah pusat itu hanya berupa benih.
Edi mengakui saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah areal sawah yang terendam banjir.
Meski begitu, disebutkan kalau untuk sementara ini terdapat sekitar 2 ribu hektare sawah yang terendam banjir, tersebar di sejumlah kecamatan sekitar Karawang. (Antara)
Berita Terkait
-
Sungai Batanghari Terdampak Kemarau, Ribuan Ton Ikan Keramba Mati
-
Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi
-
Petani Bakal Bisa Pinjam Modal dengan Jaminan Hasil Panen, Bunga 6 Persen
-
Produktivitas Cabai Rawit Digenjot, Hasil Panen Naik hingga 15%
-
Kabinet Bayangan Bersama Petani Kendeng Gelar Upacara Rakyat Peringati Kemerdekaan
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026