SuaraBekaci.id - Dinas Pertanian Kabupaten Karawang akan mengajukan bantuan untuk petani korban banjir dan gagal panen. Bantuan itu diajukan ke pemerintah.
Permohonan bantuan ke pemerintah pusat saat ini belum dilakukan karena pihaknya masih melakukan pendataan secara riil luas sawah yang terendam banjir.
"Tentu kami akan menyampaikan permohonan bantuan untuk mengurangi beban petani yang areal sawahnya terendam," kata Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian setempat Edi Suryana.
Jika sudah diketahui secara final luas areal sawah yang terendam, baru pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan.
Namun sesuai dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, bantuan dari pemerintah pusat itu hanya berupa benih.
Edi mengakui saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah areal sawah yang terendam banjir.
Meski begitu, disebutkan kalau untuk sementara ini terdapat sekitar 2 ribu hektare sawah yang terendam banjir, tersebar di sejumlah kecamatan sekitar Karawang. (Antara)
Berita Terkait
-
Kementan Resmikan Korporasi Petani Lahan Kering dan Lepas Ekspor Salak ke Kamboja
-
Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung
-
Bantu Petani Hadapi Kekeringan, Pupuk Indonesia Bangun Irigasi di 5 Daerah
-
Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau
-
Petani Transmigrasi Bangka Selatan Bidik Pasar SPPG, 107 Kg Sayuran Mulai Dipanen
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet