SuaraBekaci.id - Akses exit Bitung Jalan Tol Jakarta-Tangerang sudah beroperasi normal. Jasa Marga telah menyelesaikan penanganan genangan di Simpang Susun Bitung Km 26 Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Selasa (23/2/2021) malam.
Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan, saat ini akses keluar Bitung tersebut telah dibuka dan beroperasi normal kembali sejak pukul 21.10 WIB.
"Sedangkan akses masuk dari Bitung menuju arah Cikupa masih dalam proses pembersihan lajur untuk selanjutnya segera dibuka kembali," katanya melalui keterangan tertulis.
Dia menjelaskan, genangan di SS Bitung terjadi akibat tingginya debit air yang mengalir dari saluran di sekitar SS Bitung menuju kolam retensi Bitung. Selain itu juga disebabkan karena tingginya curah hujan di lokasi selama beberapa hari terakhir yang membuat tanggul tidak cukup menampung debit air yang ada.
"Jasa Marga melakukan sejumlah penanganan antara lain dengan memfungsikan 3 pompa submersible eksisting berkapasitas 40 liter/detik, 30 liter/detik dan 20 liter/detik serta tambahan 5 unit pompa dengan kapasitas masing-masing 80 liter/detik, termasuk bantuan pompa dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane," katanya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemasangan sandbag yang diberi lapisan terpal untuk menahan limpasan air, melakukan penutupan sementara akses masuk dan keluar Bitung di Km 26 selama proses penanganan genangan dan melakukan pembersihan lajur serta pengamanan arus lalu lintas di lokasi pasca genangan.
"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan," katanya.
Berita Terkait
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo
-
Polisi Ringkus Pengedar Bawa 759 Butir Tramadol di Bekasi
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit