SuaraBekaci.id - Beredar sebuah video seorang ibu mendorong sepeda motor menerjang banjir Bekasi di Jalan Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (20/2/2021) siang. Video itu dibagikan akun instagram @net2netnews.
Pada keterangan video itu dituliskan bahwa ibu tersebut mendorong sepeda motor karena tidak punya uang untuk naik becak dorong.
"THE TRUE POWER OF IBU IBU...Karena tak punya uang untuk naik becak dorong, ibu ini terpaksa membawa motornya sendiri menerjang banjir deras di Jalan Jatimekar Jatiasih Kota Bekasi Jawa Barat tepatnya di depan Perumahan Nasio Sabtu siang (20/02/21)," tulis akun tersebut.
Kemudian, dijelaskan juga bahwa ibu tersebut menyampaikan kepada relawan yang ada di tengah banjir bahwa dia tidak memiliki uang.
"Mengatakan kepada relawan bahwa dirinya tidak mempunya uang untuk membayar becak dorong "saya tak punya uang" ujarnya kepada relawan. Padahal para relawan tidak meminta uang dalam membantu warga untuk menyebrang," tulisnya.
Video ibu dorong motor menerjang banjir itu mendapakan reaksi beragam dari warganet.
"Seharusnya jangan ditarif lah buat kemanusiaan ini ,se ikhlasnya saja," tulis akun @nis******.
"Buat turun mesin lebih mahal bu.. tapi gimana atuh ibu nya gak punya uang buat naek grobak dorong" tulis @bas****.
Warganet lain menyatakan bahwa ibu itu beranggapan kalau naik becak dorong di tengah banjir harus membayar sejumlah uang.
Baca Juga: Pondok Gede Permai Banjir karena Tanggul Jebol
"Di caption jelas relawan ga minta uang buat bantu nyebrangin, emak2nya aja yg ngambil kesimpulan sendiri berujung turun mesin, pentingnya berkomunikasi dengan baik, dan selalu husnuzhon dalam setiap musibah" tulis akun @el.a*****.
Warganet juga merasa kasihan dengan ibu dorong motor tersebut.
"Kasian itu ibu...,coba cara laen deh misal nitip ksiapa diskitar situ..,tuh motor bakal abisin bnyk duit..., ngalamin soalnya, walopun dah lama skali,dan ini klelepnya udh ampun2an tuh motor,dulu klelepnya cuma slutut atas dikit aja dah bongkar abis tuh mesin," tulis dod*****.
Lihat videonya di sini
Berita Terkait
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
-
DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar
-
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Siap Guyur Anggaran Bangun Halte di Bekasi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan