SuaraBekaci.id - Kusnawi (32) warga Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan tewas tertabrak KA Maharani dengan tujuan Semarang.
Keterangan Kapolsek Gubug, AKP Sutikno, saat itu korban bersama kakaknya, Muhammad Suyoto, berjalan kaki dari arah utara.
Sesampainya di lokasi kejadian, kakak beradik itu hendak menyebarang rel kereta api ke selatan. Rupanya, keduanya tidak memperhatikan ada KA Maharani 267 dari Surabaya menuju Stasiun Poncol, Semarang.
Jarak yang terlalu dekat, membuat Kusnawi langsung tertabrak dan terlempar sejauh 50 meter. Namun, sang kakak selamat.
"Beberapa bagian tubuh korban terpisah setelah tertabrak KA Maharani jurusan Surabaya-Semarang Poncol. Jenazah langsung dibawa keluarga kemudian dimakamkan," jelas Kapolsek, dilansir laman Solopos, Jumat (12/2/2021).
Peristiwa ini dibenarkan Manajer Humas KAI Daop IV Semarang, Krisbiyantoro. Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat kereta Maharani 267 melaju dari arah timur ke barat. Setelah masinis menyadari ada orang tertemper KA, langsung melakukan penghentian.
"Masinis lalu menghentikan kereta api di Stasiun Gubug untuk pengecekan rangkaian dan menyerahkan pelaporan. Polsuska Sugiono dan petugas dari Stasiun Gubug mendatangi lokasi kejadian guna mengamankan Perjalanan KA. Akibat kejadian ini, perjalanan KA Maharani mengalami keterlambatan lima menit," jelas Krisbiyantoro.
PT KAI mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di sepanjang jalur kereta api. “Karena itu dapat membahayakan perjalanan KA maupun keselamatan masyarakat itu sendiri,” imbuh Krisbiyantoro.
Baca Juga: Viral Tukang Rosok Tertabrak KRL Solo-Jogja, Tak Ditemukan di Bawah Kereta
Berita Terkait
-
Ya Ampun! Pakai Uang Bansos Prakerja, Pemuda Ini Beli Pil Koplo 1.000 Butir
-
Braak! Mobil Daihatsu Ayla Ditabrak Kereta Api Jayabaya di Grobogan
-
Gegera Menghabisi Nyawa Teman Kencannya, Pria Ini Ketahuan Homoseksual
-
Kencan Online Tak Dibayar, Setelah Bercinta Joko Habisi Nyawa Pemuda Ini
-
Rel Kereta Api di Grobogan Terendam Banjir, KA Semarang-Solo Dialihkan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi