SuaraBekaci.id - Maraknya pemberitaan kasus Aisha Weddings yang mempromosikan pernikahan anak di bawah umur, membuat dua kementerian menyikapi hal tersebut.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengaku, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Kami sedang melakukan koordinasi dan memproses apa yang harus dilakukan dengan kasus tersebut ya," katanya dilansir laman AyoBandung, Jumat (12/2/2021).
Menurutnya, hal ini membutuhkan juga kerja sama antarlembaga dan instansi. Karena bisa mempengnaruhi ke pola pikiran anak terkait pernikahan dini.
"Ya semoga ini bisa kami selesaikan ya. Dan terungkap siapa yang punya dan kenapa mereka mempromosikan hal seperti itu," kata dia.
Sebelumnya, KPAI melaporkan penyedia jasa pernikahan Aisha Weddings ke Mabes Polri atas informasi karena dinilai meresahkan.
Wedding organizer tersebut diminta bertanggung jawab atas informasi terkait promosi perkawinan anak atau di bawah umur. Sedangkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, syarat pernikahan menyatakan minimal berusia 19 tahun.
Berita Terkait
-
KSP: Promo Pernikahan Anak Aisha Weddings Bentuk Perdagangan Orang
-
PP Muhammadiyah soal WO Aisha: Nikah Bukan Cuma Halalkan Hubungan Seksual!
-
Pengamat: Sekolah Ditutup Tingkatkan Angka Perkawinan Anak
-
Menteri PPPA: Tindakan Aisha Weddings Bisa Pengaruhi Cara Pikir Kaum Muda
-
Bahaya! Kaum Milenial Diimbau Waspadai Konten Aisha Weddings
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
Terkini
-
Puncak Arus Libur Paskah 2026: Ribuan Orang Tinggalkan Jakarta
-
Lukmanul Hakim Desak Pemerintah Larang Pemegang Paspor Israel Masuk RI
-
Kebakaran SPBE Cimuning Telan 14 Korban, Pemkot Bekasi Tanggung Seluruh Biaya Perawatan
-
Paloma Smart Lock Terlengkap di Blibli
-
Polisi Tangkap Pembeli Barang Korban Mutilasi di Facebook