SuaraBekaci.id - Kabupaten Karawang banjir besar, Rabu (10/2/2021). Banjir Karawang menyebabkan sebanyak 8.648 orang mengungsi.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta anak buahnya untuk mendirikan dapur umum.
"Kami telah mendirikan dapur umum di sejumlah titik lokasi yang dilanda banjir," kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, di Karawang, Rabu siang.
Ia mengingatkan agar jajarannya memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir.
Termasuk menyediakan bahan makanan untuk para pengungsi.
Sesuai dengan data perkembangan bencana alam banjir yang dirilis Diskominfo Karawang, hingga kini dilaporkan kalau banjir telah merendam 11.044 rumah terendam di 39 desa, 17 kecamatan sekitar Karawang.
Terdapat 12.650 keluarga yang terdampak bencana banjir. Sebanyak 8.648 orang atau 3.625 keluarga mengungsi ke sejumlah tempat yang aman karena rumah mereka terendam banjir.
Sebanyak 17 kecamatan yang dilanda banjir di antaranya Kecamatan Cilamaya Wetan (lima desa), Rengasdengklok (enam desa), Telukjambe Barat (tiga desa), Karawang Barat (tiga desa), Kotabaru (satu desa), Jatisari (satu desa), Cikampek (empat desa), Tirtamulya (dua desa) serta Kecamatan Telukjambe Timur (tiga desa).
Selain itu, juga Karawang Timur (satu desa), Banyusari (dua desa), Cilamaya Kulon (satu desa), Batujaya (satu desa), Cilebar (satu desa), Pakisjaya (dua desa), Pangkalan (satu desa) serta Kecamatan Klari (dua desa).
Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bencana banjir yang terjadi di Karawang akibat tingginya curah hujan serta meluapnya sejumlah sungai seperti sungai Citarum, Cibeet, sungai Cilamaya dan sungai Cikaranggelam. (Antara)
Baca Juga: Bupati Karawang Minta Desa Sediakan Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Berita Terkait
-
Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak
-
Presdir Nissen Chemitec Indonesia Tewas Tertimpa Truk, Eks Bupati Karawang Desak Usut Tuntas
-
Atasi Banjir di Karawang dan Bekasi, Brantas Abipraya Bangun Bendungan Cijurey
-
Mau Fokus! Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Mengundurkan Diri dari Jabatannya karena Jadi Caleg DPR RI
-
Sebut Provokasi Oknum LSM Picu Kericuhan saat Relokasi Pedagang, Bupati Karawang: Pemuda Dicekoki Miras Menyerang Kami
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?