SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi telah menerima sebanyak 14.060 dosis vaksin Covid-19 hari ini, Selasa (12/1/2021). Namun, Pemkot Bekasi belum menjadwalkan waktu pelaksanaan vaksinasi Covid-10 di wilayah setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanty Rohilwati mengatakan, jadwal vaksinasi akan disampaikan dalam waktu dekat.
"Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat akan segera diinformasikan," kata Tanti melalui keterangan tertulis yang diterima dari Humas Setda Pemkot Bekasi.
Tanti menjelaskan, sebagai pelaksana vaksinasi di Kota Bekasi perlu melakukan persiapan perangkat termasuk keperluan penunjang vaksinasi.
Tanti berharap agar pelaksanaan vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehtan dapat berjalan sejumlah vaksin yang diterima.
Sebelumnya, Pemkot Bekasi menyediakan sebanyak 120 lokasi vaksinasi Covid-19. Lokasi vaksinasi Covid-19 tersebut telah terdaftar di Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, Pemot Bekasi akan menerima vaksin dari Pemerintah Pusat yang akan disebarluaskan kepada masyarakat melalui unit-unit kesehatan di Kota Bekasi. Vaksinasi tersebut pun diberikan secara gratis tanpa ada pungutan biaya apapun.
Proses vaksinasi Covid-19, lanjut Rahmat, diprioritaskan kepada kelompok usia rentan dari usia 18-59 tahun dari tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, lansia dan masyarakat umum. Hal ini, kata Rahmat, berdasarkan instruksi dari Menteri Kesehatan.
Selain itu, kata dia, vaksinasi juga diprioritaskan bagi masyarakat yang kontak erat Covid-19.
Baca Juga: Kota Bekasi Terima 14.060 Vaksin Covid-19
Dia menjelaskan, terdapat sebanyak 110 layanan kesehatan yang dapat melakukan vaksinasi Covid-19.
"Vaksinasi dilaksanakan di puskesmas atau fasilitas kesehatan yang telah terdaftar di Dinas Kesehatan di 42 Puskesmas, 46 RS dan 32 klinik se-Kota Bekasi," kata dia di Bekasi, Jumat (8/1/2021).
Rahmat juga mengatakan, vaksinasi tahap awal akan diberikan kepada sebanyak 11.983 tenaga kesehatan di Kota Bekasi.
"Dan tahap 2 vaksinasi dilakukan pada petugas layanan publik pada periode Januari sampai April 2021, berjalan paralel dengan tahap 1, untuk jumlah pada tahap 2 belum ada informasi," kata Rahmat.
Penentuan sasaran ditetapkan melalui koordinasi kementrian dan lembaga melalui sistem satu data.
Berita Terkait
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia