SuaraBekaci.id - Kepolisian Cikarang Selatan memeriksa manajemen Waterboom Lippo Cikarang karena langgar prokes COVID-19. Polisi juga sebelumnya membubarkan pengunjung Waterboom Lippo Cikarang, Minggu (10/1/2020) kemarin.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah membenarkan pengunjung Waterboom Lippo Cikarang dibubarkan polisi.
Waterboom Lippo Cikarang promo berenang murah Rp 10 ribu hingga pengjunjung membeludak.
"Manajemen diperiksa di Polsek Ciksel (Cikarang Selatan)," kata Alamsyah saat dihubungi Suara.com, Senin (11/1/2021).
Peristiwa kerumunan warga yang terjadi di Waterboom Lippo Cikarang merupakan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.
Pihaknya mengambil tindakan untuk menutup tempat tersebut.
"Iya pelanggaran, sanksinya pemeriksaan dan penutupan," tuturnya.
Ditutup saat baru buka promo sehari
Waterboom Lippo Cikarang ditutup baru sehari buka promo berenang murah Rp 10 ribu. Waterboom Lippo Cikarang diskon berenang mulai 10 Januari lalu.
Baca Juga: Waterboom Lippo Cikarang Ditutup Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi
Namun Satgas COVID-19 menutup Waterboom Lippo Cikarang karena melanggar protokol kesehatan.
Aksi nekat Waterboom Lippo Cikarang dihujat karena promo berenang murah Rp 10 ribu di tengah pandemi COVID-19.
Beredar video, aparat kepolisian membubarkan keramaian yang terjadi di Waterboom Lippo Cikarang pada Minggu (10/1/2021). Dalam video tersebut terlihat kerumunan warga tengah berada di Waterboom Lippo Cikarang.
Perekam video tersebut menyesalkan adanya keramaian yang tejadi di lokasi itu.
"Nggak nyadar ya Waterboom, ini pandemi?. Nggak takut kena Covid-19, heran, pada mau aja datang seperti ini. Demi uang Rp10 ribu kena Covid-19 yang ada pemerintah yang bayar mereka sakit," kata seorang perempuan dalam video tersebut sambil merekam kerumunan warga.
"Apa ini namanya?, ini masa Covid-19 ini namanya?," ujarnya.
Alhasil Waterboom Lippo Cikarang ditutup paksa Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi mulai hari ini, Senin (11/1/2021). Penutupan terebut dilakukan untuk sementara waktu.
Waterboom Lippo Cikarang ditutup Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi karena melanggar protokol kesehatan (prokes) pada massa pademi Covid-19.
Pada video selanjutnya, terlihat petugas kepolisian membubarkan keramaian di Waterboom Lippo Cikarang.
Berdasarkan informasi Waterboom Lippo Cikarang melalui akun instagramnya, @waterboomlippocikarang_ ,disampaikan bahwa dilakukan promo pada 10 Januari 2021.
Harga tiket masuk ke Waterboom Lippo Cikarang pada Minggu 10 Januari hanya sebesar Rp10 ribu/orang.
Berikut penumuman yang disampaikan akun tersebut.
UPDATE INFO
PROMO KETAN (KEJUTAN AWAL TAHUN)
Harga Tiket Masuk CUMA Rp 10.000/orang
Cara Pembeliannya ;
1. Pembelian tiket #promoketan HANYA pada Minggu 10 January 2021.
2. Pembelian tiket HANYA dapat dilakukan di loket tiket WaterBoom Lippo Cikarang mulai pukul 07.00-08.00 WIB
3. Loket penjualan tiket buka pada pukul 07.00-08.00 dan di TUTUP pada pukul 08.00-11.00, Selanjutnya loket DIBUKA KEMBALI pada pukul 11.00-16.00
4. Pembelian tiket lebih dari jam 08.00 berlaku harga highseason (Rp 50.000/tiket).
5. Tiket HANYA dapat digunakan pada Minggu 10 January 2021 (tidak dapat digunakan di hari lain).
6. KHUSUS tanggal 10 January 2021, Promo Free Ulang Tahun berlaku mulai pukul 11.00
Tetap patuhi protokol kesehatan dengan WAJIB memakai masker saat berkunjung ke WaterBoom Lippo Cikarang.
Terbaru, akun tersebut mengunggah gambar dengan keterangan penutupan sementara.
"Akan tutup sementara mulai tanggal 11 Januari 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," demikian bunyi pengumuman tersebut.
Pengumuan berupa gambar itu juga disertai keterangan foto.
"Dear Boomers, WaterBoom Lippo Cikarang tutup dulu ya mulai 11 January 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis keterangan tersebut.
Hingga kini Suara.com masih berupaya untuk mengkonfirmasi perihat tersebut ke pihak Waterboom Lippo Cikarang namun belum mendapatkan respon.
Berita Terkait
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Skandal Kuota Haji Memanas: Staf Asrama Haji Bekasi Jadi Saksi Kunci KPK
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOKLA Speed Test
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!