SuaraBekaci.id - Tagihan karcis parkir sepeda motor jenis Vega R ini mencapai Rp 1,6 juta. Alasannya karena sepeda motor ini telah terparkir selama hampir satu tahun di Stasiun Jember.
Sepeda motor berpelat nomor P 6591 NV itu merupakan milik seorang mahasiswa asal Papua yang tidak bisa kembali ke Jember gegara terdampak pandemi Covid-19.
Koordinator Petugas Parkir Stasiun Jember, Wiwit Fitra Samanta mengatakan, sepeda motor itu terparkir sejak Februari 2020 dan belum diambil hingga kemarin, Jumat (8/1/2020).
"Karena terkendala pandemi Covid-19. Pemiliknya ini tidak bisa kembali ke Jember. Jadi motor itu parkir sampai hampir setahun. Total kalau dari bulan Februari 2020 sampai Januari 2021," kata Wiwit seperti dikutip dari suarajatimpost.com--media jejaring suara.com, pada Jumat (8/1/2021).
Wiwit menambahkan, sepeda motor selalu ditutup dengan banner selama dititipkan di lahan parkir Stasiun Jember. Bahkan karena terlalu lamanya terparkir, kondisi motor itu sampai berkarat. Mengingat lahan parkir Stasiun Jember merupakan tempat terbuka.
"Tapi selalu kami pindah-pindahkan untuk berada di tempat aman dan dijaga. Karena bentuk tanggung jawab kami. Juga kami tutupi kain banner bekas, agar spidometernya tidak rusak. Bahkan beberapa kali bagian mesinnya jadi sarang tawon, tapi kami bersihkan karena memang sudah tanggung jawab kami," ujarnya.
Dari keterangan pemilik motor, lanjut Wiwit, sang mahasiswa ini mengaku belum memiliki uang lantaran tagihan parkir mencapai Rp 1,6 juta hingga Januari 2021. Namun ia lupa tak menanyakan identitas nama pemilik motor tersebut.
"Untuk namanya saya lupa, tapi hanya diminta kertas parkir dan STNK saat akan mengambil motornya. Tapi karena alasan biaya parkir yang kurang lebih Rp 1,6 juta, dia (mahasiswa asal Papua) minta keringanan dan janji akan kembali lagi ke stasiun untuk mengambil motornya secepatnya," jelas Wiwit.
Terpisah, Branch Manager 9 Jember Yan Wahid Prasetya membenarkan, persoalan adanya parkir motor yang berada di Stasiun Jember hampir setahun.
Baca Juga: Tragis, Sekeluarga Tewas Akibat Jalan Berlubang di Jember
"Memang benar ada motor yang diparkir di Stasiun Jember, yang jika dihitung lamanya kurang lebih 11 bulan atau hampir setahun," katanya.
Ia menambahkan, soal pembayaran parkir menurutnya masih bisa dibicarakan lagi.
"Karena lahan parkir kami menggunakan sistem komputerisasi. Total biayanya mencapai kurang lebih Rp 1,6 juta. Tapi kami bisa memberikan keringanan, dengan saling membicarkan kaitannya biaya parkir ini. Petugas kami juga sudah sempat berkomunikasi dengan pemilik motor," tukasnya.
Berita Terkait
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram
-
95 Persen Mahasiswa Pakai AI, Kampus Dituntut Jaga Daya Analitis Mahasiswa
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan
-
Ngopi Ngalor-Ngidul di Warkop Sarkawi Kalisat, Tempat Sempurna Lepas Penat Bareng Sahabat
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Terjerat Narkoba, Begini Nasib ASN di Kabupaten Bekasi
-
Penampakan Sajam Milik Remaja yang Hendak Tawuran di Bekasi
-
Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta