SuaraBekaci.id - Seorang penjambret berinisilal A alias M (28) tewas ditembak polisi. Penjambret itu ditembak polisi karena melawan petugas saat hendak ditangkap.
Pejambret tewas ditembak polisi itu beraksi bersama rekannya, YS (26). Mereka berdua melakukan penjambretan kepada warga berinisial TAN (20) di Jalan Sisingamangaraja pada 3 Oktober 2020 sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat hendak ditangkap, A melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam.
"Petugas memberikan tindakan tegas terukur ke arah dada pelaku. Ia dinyatakan meninggal dunia saat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan," kata Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji dilansir dari Antara, Jumat (8/1/2021).
Irsan menjelaskan, perisitwa penjambretan yang dilakukan A dan YS itu bermula ketika TAN sedang duduk bermain ponsel. Tiba-tiba, A dan YS datang dan mengambil paksa ponsel tersebut. Kemudian, TAN melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.
Petugas Polsek Medan Kota kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap YS. Setelah itu dilakukan pengembangan hingga berhasil menangkap A pada Kamis (7/1/2021).
"Dari hasil interogasi pelaku A mengaku sudah 11 kali melakukan kejahatan di wilayah hukum Polsek Medan Kota, " jelasnya.
Saat itu lah, A melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam.
Irsan menambahkan, pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang bebas pada tahun 2020.
Baca Juga: Melawan Polisi Pakai Sajam, Pelaku Jambret di Medan Ditembak Mati
"Pesan moralnya adalah jangan coba-coba melakukan tindak pidana kejahatan di wilayah hukum Polrestabes Medan. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan, kita akan tegas," pungkasnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Modal Pistol Mainan, 4 Pemuda di Bekasi Nyamar Jadi Intel Culik Warga Demi Duit Tebusan
-
Dari Kekhawatiran Hingga Solusi, Komisaris PLN Berdialog dengan Pengguna Mobil Listrik di Medan
-
Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan
-
Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon