SuaraBekaci.id - Kereta Api (KA) Lokal Walahar kembali dioperasikan PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta mulai 1 Januari 2021 lalu. KA Lokal Walahar kini memiliki rute dari Stasiun Cikarang dan berakhir di Purwakarta.
KA Lokal Walahar berangkat awal dari Stasiun Cikarang. Kemudian melewati dan melayani naik-turun penumpang di Stasiun Lemahabang, Kedunggedeh, Karawang, Klari, Kosambi, Dawuan, Cikampek, Cibungur, dan berakhir di Stasiun Purwakarta.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, terdapat ketentuan wajib bagi masyarakat yang akan naik KA Lokal Walahar.
Yakni, calon penumpang dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk dan demam. Lalu, calon penumpang wajib menggunakan masker dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.
"Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan baju lengan panjang saat melakukan perjalanan menggunakan transportasi KA," kata Eva melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (4/1/2021).
Eva menyatakan, KA Lokal Walahar saat ini hanya melayani relasi Stasiun Cikarang-Purwakarta, pulang pergi dengan tarif sebesar Rp 4.000.
"Sebelumnya, pada masa normal KA Lokal Walahar memiliki relasi Tanjung Priok-Purwakarta PP," ujarnya.
Eva menambahkan, pengoperasian KA Lokal Walahar tentunya diikuti dengan penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
Salah satunya dengan memberlakukan okupansi hanya 70 persen dari okupansi yang diizinkan pada saat normalnya sebanyak 150 persen untuk volume penumpang.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Didominasi Usia Produktif
"Masyarakat yang ingin menggunakan layanan KA Lokal Walahar dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi KAI Access H-7 sebelum keberangkatan. Layana loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket KA go show 3 jam sebelum jadwal KA berangkat," katanya.
Berikut jadwal keberangkatan KA Lokal Walahar di masing-masing stasiun setiap harinya, mulai 1 Januari 2021:
- Cikarang: 08.58 WIB, 15.35 WIB, 20.20 WIB
- Lemah Abang: 09.14 WIB, 15.43 WIB, 20.41 WIB
- Kedunggedeh: 09.24 WIB, 15.54 WIB, 20.53 WIB
- Karawang: 09.40 WIB, 16.11 WIB, 21.03 WIB
- Klari: 10.07 WIB, 21.19 WIB
- Kosambi: 10.14 WIB, 16.42 WIB, 21.25 WIB
- Dawuan: 10.23 WIB, 21.34 WIB
- Cikampek: 10.52 WIB, 17.01 WIB, 21.45 WIB
- Cibungur: 11.04 WIB, 17.13 WIB, 21.57 WIB
- Purwakarta: 11.16 WIB, 17.25 WIB, 22.10 WIB
Berita Terkait
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
KPK Periksa Anggota Polri Yayat Sudrajat, Dalami Suap Proyek di Kabupaten Bekasi
-
Kembangkan Kasus Bupati Bekasi, KPK Resmi Terbitkan Sprindik Baru
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara