SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi melakukan pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) untuk mengantisipasi munculnya titik keramaian pada malam tahun baru hari ini, Kamis (31/12/2020).
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, hal itu merupakan salah satu upaya Pemkot Bekasi untuk mencegah titik keramaian yang berpotensi pada penyebaran Covid-19.
Tri mengatakan pemadaman lampu jalan di lakukan di enam titik. Yakni, Alun-Alun Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Harapan Indah dan sekitar wilayah Pasar Proyek.
“Termasuk taman di wilayah kolong flyover Jatiasih dan taman yang ada di bawah tol Jatiwarna untuk menghindari kerumunan bagi anak-anak yang ingin menongkrong,” kata Tri di Bekasi.
Dia menjelaskan, Pemkot Bekasi bersama dengan Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507/Bekasi akan melakukan pengamanan terkait dengan pelaksanaan perayaan malam tahun baru
“Intinya adalah bahwa untuk tahun ini tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat keramaian seperti memasang petasan dan juga hiburan maupun kerumunan yang ada,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata Tri, Pemkot Bekasi mengeluarkan beberapa langkah terkait dengan pembatasan jam operasional untuk mal, kafe serta tempat hiburan di wilayah setempat.
“Jadi pada malam ini kita akan terus lakukan monitoring dan melakukan pengawasan, tentunya akan dilakukan tindakan tindakan yang dianggap perlu di dalam rangka untuk kita sama-sama menjaga dari penyebaran virus Covid-19 di Kota Bekasi,” tandasnya.
Baca Juga: 1.163 Personel Gabungan Lakukan Pengamanan Malam Tahun Baru di Bekasi
Berita Terkait
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
-
DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar
-
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Siap Guyur Anggaran Bangun Halte di Bekasi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan