SuaraBekaci.id - BT, seorang ayah tiri di Bekasi, Jawa Barat diduga melakukan pencabulan kepada anak perempuannya,R (14). Tindakan tersebut diduga dilakukan saat istrinya sedang menjalankan ibadah salat subuh.
Kasus dugaan pencabulan itu yang dilakukan ayah tiri di Bekasi itu telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota oleh ayah kandung R berinisial MW (42).
Kuasa Hukum MW dari LBH Bintang Srikandi Indonesia, Mefiana Malian mengungkapkan, laporan itu disampaikan berdasarkan pengakuan korban.
Dia menceritakan, peristiwa dugaan pencabulan ayah tiri kepada anak itu terjadi di tempat tinggal BT, istri dan istrinya.
“Jadi memang kondisinya mereka tidur dalam satu kamar karena kondisi ekonomi rumah, sehingga peristiwa itu terjadi pada saat begitu ibu kandungnya keluar untuk salat baru digerayangi,” kata Mefiana, Selasa (29/12/2020).
Mefiana menyatakan, R sempat mengadu ke ibu kandungnya, istri BT. Tapi, ibu kandungnya takut dengan suaminya sehingga tidak dapat berbuat apa-apa.
Karena diduga mendapatkan perlakuan cabul dari ayah tiri, R kemudian kabur dari rumah ke rumah keluarganya di kawasan Jakarta Timur.
Kemudian, R mengadukan peristiwa itu ke ayah kandungnya, MW yang tengah berada di salah satu daerah di Jawa Barat.
MW kemudian bergegas ke Kota Bekasi dan mengambil langkah hukum atas kasus yang menempuh anak kadungnya itu.
Baca Juga: Anak Korban Pencabulan Ayah Tiri di Bekasi Mengadu, Ibu Kandung Takut
Mefiana menambahkan, saat peristiwa pencabulan tersebut BT tidak memberikan ancaman apapun ke R.
“Cuma anak ini, psikologisnya anak ini menjadi sering ketakutan, jadi seperti orang yang tak mau bergaul dengan teman-teman dan linkungannya, jadi pendiam, murung,” ujarnya.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan adanya laporan mengenai hal tersebut.
"Iya benar, laporan sudah kami terima," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Surga Baju Lebaran Karya Desainer di Bekasi: Ramadan Rhapsody 2026 Hadir dengan Koleksi Lengkap
-
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pensiunan JICT: Pelaku Panik saat Kepergok Mencuri
-
Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Harga Sembako Naik Jelang Idul Fitri? Pemkab Bekasi Akan Gelar Operasi Pasar
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Pesanan Genteng Melonjak, Pengrajin Majalengka Rasakan Dampak Program Gentengisasi
-
Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran, BRI Optimalkan Kantor Cabang dan Layanan Digital
-
Presiden Beri Arahan pada Danantara Indonesia untuk Perkuat Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional
-
Zulkifli Hasan: Tumpukan Sampah di TPST Bantargebang Seperti Gedung 17 Lantai
-
Karyawan SPBU Dibekap, Diikat, dan Dipukuli Komplotan Perampok