SuaraBekaci.id - BT, seorang ayah di Kota Bekasi diduga mencabuli anak tirinya, R (14). Pria yang menikah dengan ibu kandung R itu diduga melakukan pencabulan di rumah tinggal mereka di bilangan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Tindakan dugaan pencabulan itu kemudian dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota oleh ayah kandung R berinisial MW.
MW menggandeng Tim Kuasa Hukum dari LBH Bintang Srikandi Indonesia untuk menangani kasus tersebut.
Ketua LBH Bintang Srikandi Mefiana Malian mengatakan, pihaknya telah melaporkan BT ke Polres Metro Bekasi Kota pada Kamis (24/12/2020).
“Yang pasti, ini ada dugaan peristiwa pencabulan oleh ayah tiri anak si korban ini terhadap korban ya. Pencabulan itu dalam bentuk meraba, memegang alat kelamin yang itu terjadi dari November hingga pertengahan Desember,” kata dia di Bekasi, Selasa (29/12/2020).
Dia menjelaskan, R sempat melaporkan kejadian yang dia alami kepada ibu kandungnya yang merupakan istri dari terduga pelaku BT.
“Berhubung ibunya ini juga takut pada suaminya sehingga tidak bisa berbuat apa-apa, sehingga anak ini melapor ke ayah kandungnya (MW),” ujarnya.
MW yang tinggal di sebuah kota di Jawa Barat langsung kembali ke Kota Bekasi.
“Barulah ayah kandungnya tersebut mengambil sikap menarik anak tersebut dari keluarga dari ibu dan ayah tirinya, baru kita membuat laporan,” katanya.
Baca Juga: 5 Lokasi Tes Swab di Bekasi dengan Biaya dan Waktu Operasionalnya
Dia menambahkan, laporan polisi yang disampaikan pada Kamis (24/12/2020) telah ditindaklanjuti polisi. Pihaknya telah diarahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) juga dilakukan visum pada R.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.
"Iya kami sudah menerima laporan itu," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam
-
Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka