SuaraBekaci.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyindir pemimpin tak adil masuk neraka. Sementara pemimpin yang adil masuk surga.
Ridwan kamil sendiri mengklaim sebagai pemimpin yang adil. Hal itu diungkapkan Ridwan Kamil setelah ribut-ribut dirinya dengan Menkopolhukam Mahfud MD terkait kerumunan massa simpatisan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab.
Melalui akun media sosial Instagram miliknya, Ridwan Kamil mengunggah sebuah gambar yang diiringi oleh sebuah quotes tentang makna keadilan dalam agama Islam.
“Adil dalam Islam adalah menempatkan segala sesuatu sesuai tempatnya dan sesuai dengan takarannya,” katanya dalam tulisan yang terdapat pada gambar.
Kemudian melalui caption unggahan tersebut, pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan bahwa dia sebagai orang nomor satu di Jawat Barat akan selalu berusaha berlaku adil kepada siapapun.
Meski bersikap adil itu relatif di mata sejumlah orang, Kang Emil meyakini bahwa pemimpin yang adil sejatinya akan masuk surga duluan. Sebaliknya, pemimpin yang tidak adil maka ganjarannya akan masuk neraka duluan.
“Tiap hari sebagai pemimpin, saya mencoba berlaku adil. Sebuah nilai yang tidak mudah karena adil juga adalah relatif. Pemimpin adil masuk surga duluan, pemimpin tidak adil juga masuk neraka duluan,” ujar Kang Emil.
Terlebih selama nalar dan spiritual manusia terjalin dengan penuh harmonisasi, maka tak ada alasan untuk menunda sebuah keadilan dan kebenaran itu sendiri.
“Namun selama nalar dan spiritual sudah satu frekuensi, maka tidak ada alasan sebuah keputusan untuk ditunda,” tuturnya.
Baca Juga: Komentari Kerumunan Simpatisan HRS, Gubernur Banten: Jangan Salahkan Kami!
Kemudian ia mengingatkan bahwa apapun keputusan yang diambil seorang pemimpin tetap saja tak akan pernah memuaskan semua kalangan masyarakat. Hal tersebut masih berkaitan dengan pernyataan sebelumnya, bahwa keadilan itu tak mutlak alias relatif.
Di balik ungkapan tersebut, ia pun berharap agar semua pihak dapat mengambil hikmahnya masing-masing.
“Dan hidup mengajarkan, apapun keputusan yang diambil tidak akan pernah bisa menyenangkan semua pihak. Karena hidup tidak seindah drama korea. Semoga semua bisa mengambil hikmahnya,” ujarnya.
Pada akhir kata, ia pun mempersilahkan para warganet yang mengikuti akun pribadinya di Instagram untuk berkomentar apapun, asalkan tetap menjaga etika sopan santun yang menjadi ciri khas budaya bangsa Indonesia.
“Dalam demokrasi ini, Silakan berkomentar apapun, namun jaga kesopanan. Hatur nuhun,” tandasnya.
Unggahan milik Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya itu pun memicu berbagai komentar positif dari warganet. Walhasil postingan tersebut juga disukai oleh puluhan ribu pengguna.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Wajib Nafkahi Putri Semata Wayangnya Zahra Rp20 Juta per Bulan Usai Bercerai
-
Bocor di Medsos, Dokumen Ini Bongkar Kronologi Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Angkatan Muda NU dan Muhammadiyah, Terkait Materi Mens Rea
-
Status Arkana Terungkap di Tengah Perceraian Ridwan Kamil-Atalia, Ternyata Masih 'Anak Negara'
-
Ridwan Kamil Dapat Hak Asuh Arkana Usai Cerai dari Atalia Praratya, Kuasa Hukum Bantah Isu Liar
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74