- DPP GEMPAR Indonesia menegaskan penunjukan Hillary Brigitta Lasut sebagai Ketua Panitia Natal 2026 sah berdasarkan SK resmi.
- Recky Langie mempersoalkan penunjukan tersebut, namun DPP GEMPAR meminta pihak luar tidak menyebarkan informasi yang memicu kegaduhan.
- Di tengah polemik, DPP GEMPAR memastikan persiapan Perayaan Natal Nasional 2026 tetap berjalan sesuai rencana organisasi.
Pernyataan itu memperlihatkan sikap Hillary yang tetap berpegang pada dokumen penunjukannya. Ia juga menekankan bahwa pelayanan keagamaan seharusnya tidak terganggu oleh polemik yang berkembang di luar kegiatan tersebut.
DPP GEMPAR Pastikan Persiapan Natal 2026 Berlanjut
Di tengah polemik, DPP GEMPAR menyatakan persiapan Perayaan Natal Nasional GEMPAR Indonesia 2026 tetap berjalan sesuai rencana. Organisasi itu menegaskan Hillary tetap menjalankan tugasnya berdasarkan SK yang diterbitkan pada 11 September 2026.
DPP GEMPAR juga mengimbau masyarakat, khususnya umat Kristiani di Sulawesi Utara, agar tidak terburu-buru menyimpulkan persoalan sebelum memperoleh informasi yang jelas dari pihak-pihak terkait.
Baca Juga:Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara