- Presiden Prabowo Subianto membagikan 190 becak listrik gratis kepada pengayuh becak lanjut usia di Kabupaten Bekasi pada Rabu, 23 September.
- Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan regulasi khusus mengenai pangkalan dan zonasi jalur aman agar operasional becak listrik berjalan lancar.
- Bantuan becak listrik tersebut bertujuan mengurangi kelelahan fisik lansia serta meningkatkan produktivitas pendapatan harian mereka.
SuaraBekaci.id - Sebanyak 190 pengayuh becak berusia lanjut di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menerima becak listrik gratis dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari program bantuan kemanusiaan berbasis teknologi yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Sebelum diserahkan, seluruh penerima manfaat bantuan tersebut terlebih dahulu mengikuti pelatihan mengemudi becak listrik yang digelar pemerintah daerah setempat di halaman kantor Satpol PP Kabupaten Bekasi, Rabu (23/9).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Andi Suhadi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto sekaligus menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya memodernisasi transportasi tradisional tetapi juga memanusiakan para pekerja jalanan yang sudah berusia senja.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan becak listrik ini. Setidaknya, bantuan ini bisa membantu dan memotivasi para pengemudi becak untuk mencari pendapatan lebih baik. Pekerjaan mereka kini menjadi lebih manusiawi, karena mereka tidak harus terus-menerus mengayuh secara fisik," ujarnya.
Baca Juga:Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas
Dishub Kabupaten Bekasi turut merespons bantuan kemanusiaan ini dengan menyiapkan regulasi operasional khusus bagi becak listrik tersebut sebagai upaya mengantisipasi potensi terjadi hambatan lalu lintas imbas aktivitas moda transportasi ini.
Regulasi dimaksud mencakup standardisasi lokasi pangkalan resmi, pemetaan jalur zona aman yang dapat dilintasi hingga pemasangan rambu lalu lintas khusus.
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin berpesan agar para penerima manfaat program bantuan kemanusiaan ini bisa merawat aset negara tersebut dengan baik sekaligus tertib mematuhi regulasi rute dari Dinas Perhubungan.
Dirinya secara khusus mengingatkan pentingnya ketepatan data maupun zonasi wilayah operasional yang potensial agar para lansia tersebut dapat bekerja dengan tetap produktif.
"Pemanfaatannya juga harus didorong ke area produktif seperti pasar tradisional agar langsung berdampak pada peningkatan omzet harian mereka," ucapnya.
Baca Juga:10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya
Penerima manfaat program asal Cikarang Utara Mindra (65) tak mampu menyembunyikan rasa haru dari raut wajahnya usai mendapatkan becak listrik bantuan Presiden tersebut.
Dirinya mengaku bantuan motor listrik pada becak itu akan mengubah produktivitas kerjanya yang mulai menurun akibat faktor usia.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Di usia seperti saya, mengayuh becak biasa sudah sangat melelahkan. Dengan becak listrik ini, lelah kami berkurang dan semoga bisa menarik penumpang lebih banyak lagi demi menghidupi keluarga," kata dia.