- Pemerintah Kota Bekasi mengimbau warga waspada sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berstatus Siaga.
- Partikel abrasif abu vulkanik berisiko mengganggu pernapasan serta memicu iritasi mata bagi manusia.
- Warga diminta memakai masker, menutup rumah, dan membersihkan abu secara hati-hati tanpa disapu kering.
Pemkot Bekasi juga meminta warga memperhatikan kondisi kesehatan selama terjadi potensi sebaran abu.
Batuk, sesak, maupun iritasi mata menjadi sejumlah gejala yang perlu diwaspadai setelah terpapar abu vulkanik.
Di sisi lain, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sebaiknya dipantau melalui informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan Pemerintah Kota Bekasi.
Baca Juga:Air Danau Bekas Galian Jadi Air Siap Minum untuk Warga Kekeringan di Bekasi
Pemkot Bekasi menekankan pentingnya tetap tenang namun tidak mengabaikan kewaspadaan.
Masyarakat diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.