Tuntut Pembunuh Suaminya Dihukum Berat, Istri Sandy Permana: Nyawa Dibayar Nyawa

Sandy meninggal pada usia 45 tahun, tinggalkan tiga anaknya yang masih masih kecil di antaranya Cia (6), Cio (4) dan Kenzo (2).

Andi Ahmad S
Senin, 13 Januari 2025 | 17:56 WIB
Tuntut Pembunuh Suaminya Dihukum Berat, Istri Sandy Permana: Nyawa Dibayar Nyawa
Istri Sandy Permana, Ade Andriani [Mae/Suarabekaci]

SuaraBekaci.id - Artis sinetron 'Mak Lampir' Sandy Permana, tewas dibunuh di wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat Minggu (12/1/2025) pagi. Kepergian Sandy membawa duka mendalam bagi keluarga.

Istri Sandy Permana, Ade Andriani menuntut pelaku dihukuman seberat-beratnya, karena sudah menghilangkan nyawa suaminya.

Menurut Ade, hukuman nyawa dibalas nyawa menjadi hukuman setimpal atas tindakan pelaku.

“Ya semoga pelaku cepat ditemuin dan diadili, ya seberat-beratnya lah ya. Hukumannya ya saya maunya sih nyawa dibayar nyawa, karena dia sudah ngerebut ayah dari anak-anak saya,” kata Ade saat ditemui wartawan di kediamannya di Cibarusah, Senin (13/1/2025).

Baca Juga:Pelajar SMP di Bekasi Jadi Korban Penipuan Uang Palsu Lewat Facebook, Dapat Upah Rp50 Ribu

Sandy meninggal pada usia 45 tahun, tinggalkan tiga anaknya yang masih masih kecil di antaranya Cia (6), Cio (4) dan Kenzo (2).

Ade menyebut, hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku. Hanya saja, informasi terakhir yang ia terima terduga pelaku melarikan diri usai menikam korban.

“Infonya setelah cekcok itu ada yang lihat pelaku pergi iring-iringan sama istrinya bawa motor. Tapi kalau istrinya sudah pulang, suaminya aja yang kabur,” ujar Ade.

Terduga pelaku, kata Ade, bukanlah orang asing melainkan tetangga rumahnya. Ia dan suami mengenal terduga pelaku.

“Pelaku ini orangnya tertutup, gak berbaur sama warga. Kita di sini manggil dia Limbat, karena rambutnya gimbal terus gak pernah ngomong. Dia penuh tato,” tutur Ade.

Baca Juga:Misteri Jasad Bocah di Tambun Terungkap, Orang Tua Ditangkap di Pantura

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, Sandy Permana ditemukan tetangga dalam kondisi sekarat dan berlumuran darah.

Sandy kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

"Kemudian dibawa ke rumah sakit, namun tidak tertolong. Dan ketika kami lakukan pengecekan, pada korban memang ada beberapa luka tusuk," kata Onkoseno, Minggu (12/1/2025).

Sandy tidak tertolong lantaran luka yang dialaminya cukup parah. Saat itu, Sandi mengalami luka tusuk di bagian dada, perut, dan leher belakang.

Kontributor : Mae Harsa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini