Penangkapan terduga teroris selanjutnya dilakukan di sebuah bengkel di Jalan Pahlawan, Durenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Terduga teroris berinisial FNA (25) merupakan seorang montir. Penangkapan dilakukan saat FNA baru saja membuka bengkel milik orang tuanya.
Pendi, seorang saksi mata di lokasi mengatakan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB.
![Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap diduga teroris di kawasan Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (3/9/2024). [Suara.com/Mae Harsa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/09/03/99326-bengkel-tempat-penangkapan-teroris-di-bekasi-timur.jpg)
Pendi mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana dan berapa jumlah anggota yang datang saat itu. Namun, sepenglihatannya mayoritas yang melakukan penangkapan tidak mengenakan baju dinas.
Baca Juga:Bertambah Satu, Densus 88 Juga Tangkap Terduga Teroris di Rawalumbu, Begini Pengakuan Ketua RT
“Gak tahu (anggota) dari mana, pakai preman (sipil) semua. Tapi kalau Babinsa sama Kamtibmas pakai pakaian dinas,“ ujarnya.
Menurutnya penangkapan itu terjadi begitu cepat. Anggota tidak membawa barang apapun dari ruko bengkel itu selain menggiring FNA dan ayahnya masuk ke salah satu dari tiga mobil yang dibawa oleh Tim Densus 88.
Pendi mengaku belum lama mengenal FNA. Namun, jika dengan ayahnya tergolong cukup lama karna ruko bengkel milik ayah FNA pun telah berdiri sekitar puluhan tahun.
“Enggak tahu persisnya, pokoknya lama dah, puluhan tahun kali (ruko bengkel),” ujarnya.
Tak banyak percakapannya dengan FNA. Pendi pun menyebut bahwa terduga teroris itu merupakan sosok yang pendiam.
Baca Juga:Kronologi Penangkapan Teroris di Bekasi, Densus 88 Kabulkan Permintaan Orang Tua Terduga Pelaku
“Bocah itu kaya apa ya pendiam,” ucapnya.