"Sedang ditelusuri kronoginya, indikasinya ada yang meng-hack (meretas) running text, sedang dalam maintenance," kata Humas RSUD Bantargebang, Sandi Romadoni Jaya, Jumat (26/5).
Kendati demikian, Sandi menyebut hingga kini pihaknya belum ada niat melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian.
Kontributor: Mae Harsa
Baca Juga:Viral Video Running Teks 'Plt Wali Kota Bekasi Bobrok' Netizen: Itu Udah Bener