Umpatan 'Pribumi Miskin' Diucapkan Pengendara yang Sengaja Tabrak Anak Anggota DPRD Bekasi

"Dengan saat itu pelaku ngatain saya dengan kata-kata kasar seperti "dasar pribumi miskin","

Galih Prasetyo
Jum'at, 11 November 2022 | 09:31 WIB
Umpatan 'Pribumi Miskin' Diucapkan Pengendara yang Sengaja Tabrak Anak Anggota DPRD Bekasi
ilustrasi lakalantas (Antara Sumut/ist) (Antara Sumut/ist/)

SuaraBekaci.id - Muhammad Naufal Rahman, anak anggota DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim mengungkapkan peristwa tabrak lari yang ia alami di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/11/2022).

Naufal yang saat itu mengendarai sepeda motor dalam video yang beredar viral di laman sosial media sengaja ditabrak oleh pengendara mobil Hyundai berwarna merah.

Menurut Naufal, peristiwa nahas itu dialaminya saat ia bersama bibinya berpergian dari arah Cakung, Jakarta Timur.

Saat melintas, Naufal terjebak kemacetan. Tiba-tiba mobil yang dikendarai pelaku masuk menerobos jalan.

Baca Juga:Kronologi Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Jadi Korban Tabrak Lari di Harapan Indah

Aksi pelaku yang menerobos jalan itu mengangetkan Naufal. "Mobil itu tengah dibawa oleh pelaku ngagetin saya dan hampir mau menabrak saya," ungkapnya seperti dilansir dari unggahan akun @majeliskopi08

Melihat aksi pelaku itu, Naufal lalu melihat ke arah pengendara mobil Hyundai tersebut. Namun aksi itu langsung dibalas pelaku dengan mengeluarkan umpatan.

"Dengan saat itu pelaku ngatain saya dengan kata-kata kasar seperti "dasar pribumi miskin"," ungkap Naufal.

Sebelumnya, anit Gakkum Polres Metro Bekasi Kota Iptu Sahari menjelaskan bahwa kasus tabrak lari yang dialami oleh anak anggota DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim.

Menurut Iptu Sahari mengutip dari Bekasi24jam--jaringan Suara.com, penyebab terjadinya aksi tabrak lari itu disebabkan perselisihan antara pelaku dengan korban.

Baca Juga:Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Jadi Korban Tabrak Lari, Polisi: Pelaku Dua Kali Coba Tabrak Korban

"Awalnya itu katanya ada komunikasi antar kedua belah pihak, ada ketersinggungan, berjalan sampai ke dalam (Harapan Indah)", ujar Sahari.

News

Terkini

Suara rintihan korban Aki Wowon Cs masih terngiang-ngiang di telinga warga Ciketing Udik, Kota Bekasi.

News | 11:53 WIB

Suara.com dan IMS akan helat Local Media Outlook 2023 pada Kamis 26 Januari 2023.

News | 18:30 WIB

Bak Korean Wave, rumor kepindahan Asnawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons hadirkan Asnawi Wave

News | 18:27 WIB

BRI juga aktif mengajak dan mengikutsertakan kelompok usaha "Menday Gallery and souvenir" dalam beberapa pameran maupun bazar.

News | 16:30 WIB

"Karena kalau sadis, belum tentu dikatakan psikopat. Itu harus ditelusuri terlebih dahulu kejiwaannya,"

News | 15:15 WIB

Aki Banyu memberikan perintah kepada Duloh dan Dede untuk mengeksekusi para korban di Ciajur dan Bekasi

News | 14:54 WIB

Duloh dan Dede tidak pernah tahu bahwa Aki Banyu ialah tokoh rekaan yang dibuat Aki Wowon.

News | 19:34 WIB

"Kadang kalo cerita omsetnya banyak di atas Rp 300.000 bisa sampai Rp 500.000 sehari," kata Narto.

News | 13:05 WIB

Rekan sesama pedagang, Narto mengatakan tersangka serial killer Bekasi, Duloh mengaku bisa sembuhkan orang sakit.

News | 12:30 WIB

Solihin alias Duloh ternyata berprofesi sebagai tukang es cincau di depan SDN Ciketing Udik III, Kota Bekasi.

News | 11:54 WIB

"Terakhir ketemu (korban) waktu Jumat, kan tetangga juga ada yang meninggal tuh. Masih ngeliat itu masih takziah juga beliau,"

News | 20:36 WIB

Seorang warga Tambun Bekasi yang berprofesi sebagai driver online tewas di Depok, Jawa Barat.

News | 20:17 WIB

Penampakan truk pengangkut sampah yang rusak berat jadi viral di media sosial.

News | 17:56 WIB

"Ada kakek-kakek dateng nanya ke saya ada kontrakan gak, saya jawab yang itu mah gak layak (rumah tkp) kosong pak,"

News | 17:12 WIB

Keinginan Arema FC untuk bermarkas di Stadion Patriot Bekasi mendapat penolakan suporter lokal.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak