Politisi PDI Perjuangan: Bayangkan Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden, Gak Ngemis-ngemis Kita

"Bayangkan kalau pak Prabowo presiden dan Menteri Perekonomiannya bang Rizal (Ramli), wah kita gak ngemis-ngemis sama World Bank,"

Galih Prasetyo
Senin, 08 Agustus 2022 | 09:51 WIB
Politisi PDI Perjuangan: Bayangkan Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden, Gak Ngemis-ngemis Kita
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat berpidato di acara Silaturahmi Nasional PPAD 2022 di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022). (Tangkap Layar YouTube Silaturahmi Nasional PPAD 2022)

SuaraBekaci.id - Politisi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon mengaku bahwa dirinya mengusung ketua DPR RI, Puan Maharani untuk maju sebagai calon presiden (Capres) di Pilpres 2024. Namun kata Effendi, jika melihat hasil survei dan soal kualitas pemimpin kelas dunia, nama Prabowo Subianto menjadi yang terdepan.

Hal ini disampaikan oleh Effendi Simbolon dalam diskusi politik di kanal Youtube Total Politik. Menurut Effendi, sebagai seorang pemimpin, Prabowo Subianto memiliki catatan bagus di kancah internasional.

"Saya kan bilang kalau saya pribadi mengusung mba Puan (Maharani) tapi kalau melihat dari kualitas, kualitas yang tersedia, yang muncul di publik, yang melalui survei, ya masih mempunyai kemampuan yang bisa kita andalkan untuk berada di kancah komunitas dunia, yah pak Prabowo," ucap Effendi Simbolon seperti dikutip Suara Bekaci.

"Saya bukan bicara soal bahasa Inggris lho, tapi dia coba berbicara di podium-podium besar, di UN (United Nations), World Bank, bayangkan kalau pak Prabowo presiden dan Menteri Perekonomiannya bang Rizal (Ramli), wah kita gak ngemis-ngemis sama World Bank," tambah Effendi Simbolon.

Baca Juga:Calon Menpan RB Akan Diumumkan Setelah 40 Hari Tjahjo Kumolo

Saat disinggung soal calon presiden lain seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan atau Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Effendi Simbolon menyebut dua tokoh politik itu masih di level provinsi.

"Belum lah, belum lah, nanti itu nanti. Itu masih kelas provinsi dulu lah," kata Effendi.

Sementara itu, pengamat politik M. Qodari mengatakan bahwa pilihan Presiden Joko Widodo untuk mendukung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 adalah yang paling logis.

"Secara rasional sangat masuk akal Pak Jokowi dekat dan dukung Prabowo karena balik lagi di antara capres yang paling mungkin itu dia," kata Qodari mengutip dari Antara.

Qodari menyebut Prabowo memenuhi kriteria kuat sebagai capres karena elektabilitasnya yang teratas di papan urutan tiga besar. Dua nama lain, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Baca Juga:Kompak Banget! Prabowo-Cak Imin Akan Datang Bareng Ke KPU, Daftarkan Gerindra-PKB Peserta Pemilu 2024

Ia juga menyebut faktor lainnya adalah basis kursi partai politik. Dalam hal ini Prabowo sebagai Ketua Umum dari Partai Gerindra yang sangat mendukungnya untuk maju sebagai capres.

"Nah, kalau kriterianya ada dua, elektabilitas dan partai politik, semuanya benar. Calon presiden yang paling pasti pada hari ini yang bisa maju namanya adalah Prabowo Subianto," kata Qodari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini