facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Update Kabar Gunung Semeru, dari Desa Sumberwuluh Lumajang Terpantau Cerah Selasa Pagi

Lebrina Uneputty Selasa, 07 Desember 2021 | 08:36 WIB

Update Kabar Gunung Semeru, dari Desa Sumberwuluh Lumajang Terpantau Cerah Selasa Pagi
Gunung Semeru terlihat dari Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (7/12/2021). (ANTARA/Fiqih Arfani)

Berbeda dengan 2 hari sebelumnya usai terjadi peningkatan aktivitas gunung yang setiap pagi cuacanya agak mendung.

SuaraBekaci.id - Cuaca di sekitar kawasan Gunung Semeru dari Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang pada Selasa (07/12/2021) pagi ini terpantau cerah, angin bertiup tak terlalu kencang.

Terlihat juga puncak gunung yang tingginya 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

Berbeda dengan 2 hari sebelumnya usai terjadi peningkatan aktivitas gunung yang setiap pagi cuacanya agak mendung. 

“Sejak Sabtu lalu, baru sekarang cuacanya cerah dan segar. Seperti sebelum-sebelum ada awan panas guguran,” ujar Hari, salah seorang warga ditemui di desa setempat.

Bahkan, tidak sedikit warga dan relawan yang mengabadikan puncak Mahameru dengan kamera ponselnya.

“Mumpung kelihatan, sayang kalau tidak diabadikan mas,” katanya sambil terus memotret mengambil dari berbagai angle.

Sementara itu, pada Senin (6/12) malam, Semeru yang merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut sempat mengeluarkan lava pijar.

Dipantau dari Kampung Renteng di Kecamatan Candipuro, terlihat jelas guguran lava dari puncak gunung. Meski demikian, warga setempat mengaku tak khawatir karena fenomena seperti itu kerap terlihat.

Pada Sabtu sore terjadi peningkatan aktivitas Gunung Semeru yang mengeluarkan awan panas guguran dan berdampak pada daerah di sekitar. Ratusan warga terpaksa harus mengungsi ke berbagai tempat aman.

Sementara kabar terkini dari Semeru,  Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari melaporkan jumlah korban jiwa dalam musibah letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur hingga Senin (6/12/2021) malam mencapai 22 orang.

Komentar

Berita Terkait