alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Daftar 10 Negara dengan Permintaan Hapus Konten ke Google, Indonesia Juga Termasuk

Lebrina Uneputty Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Daftar 10 Negara dengan Permintaan Hapus Konten ke Google, Indonesia Juga Termasuk
Laporan google tentang permintaan sebuah negara menghapus konten (google reports)

Google sendiri mengatakan telah menghapus lebih dari 20.000 URL dan sedang meninjau sisanya.

Sementara posisi dua sampai 10 besar lain ditempati oleh India, Korea Selatan, Turki, Pakistan, Brazil, Amerika Serikat, Australia, Vietnam, dan Indonesia.

Vice President of Trust and Safety Google, David Graff menyatakan seiring meningkatnya penggunaan layanan Google selama bertahun-tahun, laporan transparansi mereka menunjukkan adanya jumlah permintaan pemerintah untuk penghapusan konten, baik dalam bentuk volume permintaan maupun jumlah item individual dari konten.

"Laporan transparansi yang mencakup Januari hingga Juni 2021 menunjukkan volume tertinggi yang pernah kami lihat di kedua pengukuran hingga saat ini," kata Graff dalam blog resmi Google.

Selain itu, faktor peningkatan permintaan terjadi berkat undang-undang yang mengharuskan informasi dihapus dari platform online. Ia mengaku peraturan itu masing-masing berbeda di tiap negara.

Baca Juga: Tim Bulutangkis Indonesia Gagal di Denmark Open 2021, Ini Kata PBSI

"Undang-undang mengharuskan penghapusan konten untuk berbagai masalah, mulai dari ujaran kebencian, konten dewasa, misinformasi terkait kesehatan, pelanggaran privasi, hingga kekayaan intelektual," tambah Graff.

Lebih lanjut, Graff mengatakan bahwa banyak dari undang-undang ini yang berusaha untuk melindungi pengguna di platform online dan sesuai dengan kebijakan maupun pedoman komunitas Google.

Dengan begitu, peraturan tiap negara dapat membantu Google untuk memberikan pengalaman yang baik saat mereka menggunakan layanan miliknya.

Berikut 10 negara dengan volume permintaan penghapusan konten terbanyak di Google:

  1. Rusia
  2. India
  3. Korea Selatan
  4. Turki
  5. Pakistan
  6. Brasil
  7. Amerika Serikat
  8. Australia
  9. Vietnam
  10. Indonesia

Baca Juga: Studi: Pelaku Kejahatan Mencuri Informasi dari 60 Persen UKM Indonesia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait