alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebut Anak Cikarang Kreatif Begal di Facebook, Pria Ini Langsung Diserang Warganet

Lebrina Uneputty Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:42 WIB

Sebut Anak Cikarang Kreatif Begal di Facebook, Pria Ini Langsung Diserang Warganet
Pemilik akun Nattara Wijaya saat membuat video minta maaf telah menyinggung anak Cikarang. (Instagram)

Setelah ditelusuri, pria tersebut ternyata berkomentar tentang Cikarang yang membuat warganya tersinggung.

SuaraBekaci.id - Seorang pria bernama Nattara Wijaya kedapatan meminta maaf di sebuah akun sosial media Cikarang.  

Setelah ditelusuri, pria tersebut ternyata berkomentar tentang Cikarang yang membuat warganya tersinggung. Dia menulis kalimat yang menyinggung anak muda Cikarang. Tulisannya pada dinding komentar Facebook itu pun langsung diserang warganet.

Bukti komentar yang discreenshoot warganet Cikarang. (Instagram)
Bukti komentar yang discreenshoot warganet Cikarang. (Instagram)

" Orang di Desa anak mudanya pada kreatif jadi Youtuber, di Cikarang anak mudanya kreatif pada begal," Begitulah bunyi komentar pria ini yang langsung ramai di media sosial.

Pria bernama Nattara Wijaya yang mengomentari Cikarang dengan kalimat hinaan akhirnya melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada warga Cikarang melalui unggahan video.

Dalam video berdurasi 47 detik unggahan akun instagram @gue_cikarang, pria dengan nama FB Wijaya Surya tersebut menyampaikan permohonan maafnya kepada warga Cikarang.

" Assalamualaikum WR WB, Saya atas nama Wijaya Surya yang di Facebook yang mengenai komen tersebut saya mohon maaf sebesar besarnya kepada warga Cikarang," Ucap pria mengawali video tersebut.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas komentar yang ia buat.

" Saya tidak bermaksud seperti yang dikomen tersebut," sambungnya melanjutkan video.

Pria ini juga meminta maaf kepada para pemuda warga Cikarang dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali.

Akan tetapi nasi telah menjadi bubur, meski telah berkali kali meminta maaf atas tindakannya, beberapa warganet masih merasa geram dengan perbuatannya dan tetap menyuarakan agar hukum tetap dilanjutkan.

Komentar

Berita Terkait