alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Benarkah Kurang Tidur Bisa Mengecilkan Ukuran Testis, Ini Penjelasan Peneliti

Andi Ahmad S Jum'at, 15 Oktober 2021 | 15:26 WIB

Benarkah Kurang Tidur Bisa Mengecilkan Ukuran Testis, Ini Penjelasan Peneliti
Ilustrasi Tidur. [pexels.com]

Sekedar diketahui, kurang tidur mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, baik pada pria maupun wanita.

SuaraBekaci.id - Biasanya masyarakat tidak menyadari bahwa kurang tidur bisa mengganggu kesehatan. Tidak hanya itu, kurang tidur juga bisa membuat ukuran testis pria mengecil.

Sekedar diketahui, kurang tidur mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, baik pada pria maupun wanita.

Para peneliti dari University of Southern Denmark telah menemukan bahwa pria yang kurang tidur memiliki kadar testosteron yang lebih rendah dan juga mengurangi jumlah sperma.

Tak berhenti sampai di situ, penyusutan ukuran testis ditemukan ketika pria tidak cukup tidur.

Baca Juga: Manfaat Teh Hijau, Bantu Turunkan Berat Badan hingga Menyehatkan Usus

Diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology, para peneliti mensurvei hampir 1.000 pria yang berusia akhir belasan dan awal dua puluhan tentang jadwal tidur mereka, gangguan tidur, dan kebiasaan tidur.

Menyadur dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, testis pria juga diukur serta jumlah sperma diambil dari semua pria dan dinilai untuk jumlah maupun viabilitas sperma.

Peneliti menemukan pada pria yang memiliki masalah tidur, seperti insomnia, begadang, atau memiliki tidur yang tidak konsisten sepanjang malam dan sering terbangun, jumlah sperma turun 29 persen.

Selain itu, sperma mereka 1,6 persen lebih cacat dan ukuran testis mereka juga lebih kecil daripada saudara-saudara mereka yang cukup istirahat.

Namun demikian, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan apa yang menyebabkan semua itu.

Baca Juga: Satgas Nyatakan Tidak Ada Kasus Harian Covid-19 di Bangka

Di sisi lain, jumlah sperma pria di dunia memiliki kecenderungan menurun drastis selama beberapa dekade. Penurunan tersebut hingga kini dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak sehat dan semakin tidak aktif.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait