Suryadi juga mengatakan, tujuan lain membuat lapangan dengan standar FIFA ini agar kegiatan remaja dilingkungan dapat lebih positif.
Dia juga menceritakan, sudah banyak remaja warga Desa Setiamekar mengikuti ajang nasional mewakili Bekasi.
"Inilah hadirnya pemerintah untuk mengurangi anak anak begadang, mabuk-mabukan, supaya orang bisa berolahraga," jelasnya.
"Ini juga dilakukan untuk merangkul anak muda untuk hal yang lebih positif lagi," lanjutnya.
Baca Juga:Daftar Harga Cabai Pasar Induk Cibitung Hari Ini
Namun, walau akhir bulan Oktober ini lapangan direncanakan akan diresmikan, dirinya masih belum membolehkan warga untuk bermain sepak bola dilapangan tersebut.
Langkah ini diambil guna menambah kekuatan rumput agar lebih sempurna lagi.
"Menurut ahli, agar hasilnya lebih baik lagi, sementara belum bisa dipakai main bola dulu hingga bulan Desember," katanya.
Selain lapangan sepak bola, dia juga berencana akan membuat tempat kuliner disekeliling lapangan agar perekonomian didaerahnya lebih baik.
"Nanti rencananya akan ada kulineran disekeliling lapangan, nanti seolah olah seperti alun-alun," jelasnya.
Baca Juga:Nanda Rizki, Atlet Terbang Layang Sumbang Emas Jabar di PON XX Papua
Kontributor : Imam Faisal