Buat Lomba! Kumpulan Puisi Hari Kemerdekaan HUT ke-76 Republik Indonesia

Puisi Hari Kemerdekaan salah satunya dikarang Chairil Anwar dengan judul Karawang Bekasi.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 17 Agustus 2021 | 08:35 WIB
Buat Lomba! Kumpulan Puisi Hari Kemerdekaan HUT ke-76 Republik Indonesia
Grafiti Chairil Anwar. [Net]

SuaraBekaci.id - Kumpulan puisi Hari Kemerdekaan Indonesia 2021 HUT ke-76 RI. Puisi Hari Kemerdekaan 2021 bisa digunakan untuk lomba Agustusan atau lomba 17 Agustus.

Puisi Hari Kemerdekaan salah satunya dikarang Chairil Anwar dengan judul Karawang Bekasi.

Suara.com telah merangkum 5 puisi Hari Kemerdekaan RI berikut yang bisa jadi contoh.

Ada yang bertema pandemi hingga pahlawan seperti dirangkum dari buku Antologi Puisi Kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:Besok, Jalan Sekitar Istana Merdeka Ditutup saat Upacara HUT ke-76 RI

Semangat Kemerdekaan di Tengah Pandemi
karya Nafa Adenia

Detik ini bangsa kita telah merdeka
Bangsa besar telah lahir
Terwujud dengar semangat para pejuang yang terbayarkan dengan tetesan darah dan air mata

Namun,sejak engkau datang kami mengurung diri di dalam rumah,
mengunci pintu dan jendela, menutup lubang angin, menutup segala yang terbuka dari rasa takut
Padahal kami tak tahu, engkau ada di luar atau di dalam tubuh kami

Tetapi hidup kian membuat kita tak ramah
Banyak yang susah tambah susah
Yang bekerja pun harus dibuat gelisah
Sandang, pangan dan kebutuhan berpacu dengan pembatasan
Mencari kian tak tau arah dan tujuan

Hingga detik ini ribuan nyawa telah melayang
Sebuah harga yang harus dibayar
Demi terwujudnya satu kata MERDEKA
Tetap semangat, semua pasti ada jalannya, semoga pandemi corona ini cepat berlalu
dan kita semua kembali beraktivitas seperti biasanya, Semangat Kawan!!!

Baca Juga:HUT ke-76 RI: Link dan Cara Pasang Twibbon 17 Agustus 2021 Gratis

Karawang Bekasi
karya Chairil Anwar

Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
Tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami
Terbayang kami maju dan berdegap hati?Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu
Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa

Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan

Atau tidak untuk apa-apa
Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kaulah sekarang yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang-kenanglah kami
Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Syahrir
Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Berjagalah terus di garsi batas pernyataan dan impian

Kenang-kenanglah kami
Yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi
Yang terampas dan yang terputus.

Tanyaku Sederhana
Oleh: Muhammad Sifak Almurtadho

Aku adalah seribu tahun lalu
Mencoba melawan semua kalah dan luka untuk kubawa pergi
Merenggut semua kalimat asa untuk merdeka
Angkasa surya menopang semua deru ombak derita
Ringkus habis semuanya!
Tanpa ada orang yang tersisa
Semua tulisan-tulisan dari penyair terkenal ini
Adalah bukti nyata
Kalau dulu negara ini menelan jutaan jiwa
Sampai merdeka!
Saat ini, negara ini dijajah mati oleh pribumi sendiri
Bukannya benar pertanyaanku?
Sudahi semua pertikaian ini, atau merdeka dua kali?
Ringkus peristiwa!
Kita merdeka karena kita berbeda!

Hari Merdeka
Irham Wahyu S

Sorak gempita
Di hari Jumat, 17 Agustus 1945
Merdeka..
Merdeka..
Merdeka..

Teriak rakyat di penjuru Indonesia
Alhamdulillah…
Syukur…
Jawaban doa dari pejuang selama berabad-abad…

Bebas…
Tak terkekang…
Bangkit…

Geliat roda kehidupan bangsa…
Gelorakan jiwa…
Sucikan nurani…
Tebalkan tekad…
Untuk Negeri tercinta…

Terarah…
Terukur…
Lagu pembangunan
Demi kejayaan Indonesia

Apa Kata Bung Hatta
karya Hati Nurahayu

Banyak kata untuk negeri
Terjujur dari jiwa yang murni
Indonesia ada selalu di hati
Terucap pesan yang terpatri

Persatuan satu harus miliki
Jangan pudar karena dari para pembenci
Memecah belah negeri
Karena ingin kita dikuliti

Jatuh bangunnya negeri
Ingatlah selalu tertanam di diri
Bersatu padu selalu ada di jiwa kami
Penjajah pemecah belah takut kekuatan ini

(Nadia Lutfiana Mawarni)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini