facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Drama Mensos Risma Ngamuk ke PNS, Pimpinan MPR: Orang Papua Tersinggung

Pebriansyah Ariefana Rabu, 14 Juli 2021 | 14:34 WIB

Drama Mensos Risma Ngamuk ke PNS, Pimpinan MPR: Orang Papua Tersinggung
Foto 'Adem' Risma Menginap Bareng Biarawati. (Twitter/@andris44)

Risma harus membuktikan ucapannya untuk memindahkan ASN yang tak becus kerja ke Papua.

SuaraBekaci.id - Drama Menteri Sosial Risma ngamuk ke PNS berujung tidak dapat simpatik. Risma malah dapat kecaman dengan isu warga Papua tersinggung.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua MPR RI fraksi PKB, Jazilul Fawaid. Risma ancam pindahkan PNS tidak becus kerja ke Papua.

Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini justru meminta Risma untuk membuktikan ucapannya untuk memutasi ASN ke Papua. Jika tidak, menurutnya, hal itu hanya sebuah gertakan yang berakibat rakyat Papua tersinggung.

"Tidak usahlah main gertak dan bikin orang Papua tersinggung. Kalau serius, silakan ditindak saja dimutasikan," kata Gus Jazil saat dihubungi, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga: Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Politisi PKB: Sedang Akting, Cuma Omong Doang

Jazilul mengatakan, Risma harus membuktikan ucapannya untuk memindahkan ASN yang tak becus kerja ke Papua.

Menurutnya, jika hal itu tak dilakukan Risma dianggap hanya akting belaka.

"Kalau tidak dilakukan berarti sedang akting, cuma omong doang. Kami harap masyarakat Papua juga memakluminya. Harap maklum sedang akting," tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika Risma merasa ucapannya salah maka harus menyampaikan permohonan maaf. Atau harus membuktikan ucapannya tersebut.

"Nanti kita lihat saja buktinya. Itu terserah, kalau merasa bersalah ya mohon maaf," tandasnya.

Baca Juga: Mensos Ancam Pindahkan ASN ke Papua, MPR: Rakyat Papua Harap Maklum, Risma Lagi Akting

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kembali meluapkan amarahnya kepada anak buahnya yang berstatus aparat sipil negara (ASN). Tak hanya itu, dia bahkan mengancam akan memindahkan anak buahnya ke Papua karena dianggap tidak becus bekerja.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait