alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Moeldoko Jadi Ketum Demkorat Versi KLB, Gus Sahal: Dia Harus Out dari KSP

Antonio Juao Silvester Bano Minggu, 07 Maret 2021 | 13:45 WIB

Moeldoko Jadi Ketum Demkorat Versi KLB, Gus Sahal: Dia Harus Out dari KSP
Akhmad Sahal atau Gus Sahal dalam Video YouTube Cokro TV (YouTube/CokroTV).

Gus Sahal memberikan komentar mengenai terpilihnya KSP Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.

SuaraBekaci.id - Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal atau Gus Sahal memberikan komentar mengenai terpilihnya Kepala Staf Kepresidenan Gus Sahal sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa atau KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Gus Sahal memberikan berkommengenai terpilihnya Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang melalui akun twitternya @salal_AS.

Dia mengatakan, saat ini Moeldoko terlibat dalam pusaran konflik internal Partai Demokrat karena didapuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat melalui KLB.

Gus Sahal menilai bahwa itu merupakan urusan Moeldoko dan jangan sampai merembet ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Baca Juga: Sikapi KLB Demokrat di Deli Serdang, AHY Gelar Rapat Pimpinan

"Biarlah itu jadi urusan Pak Moeldoko sendiri. Jangan sampai merembet ke Jokori," demikan cuitan Gus Sahal pada Sabtu (6/3/2021).

Cuitan Gus Sahal soal terpilihnya Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat melalui KLB Deli Serdang, Sumatera Utara.[Twtter/@sahal_AS]
Cuitan Gus Sahal soal terpilihnya Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat melalui KLB Deli Serdang, Sumatera Utara.[Twtter/@sahal_AS]

Sehingga, kata dia, Moeldoko harus keluar dari KSP. Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan sebagai penegasan bahwa Jokowi tidak terlibat.

"Karena itu, dia mesti out dari KSP. Sekaligus ini sebagai penegasan bahwa Jokowi ga terlibat," tulisnya pada cuitan yang sama.

Sebelumnya, KSP Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Pelaksanaan KLB tersebut dinilai tidak sah oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Baca Juga: Tolak KLB, Fraksi Demokrat DPRD Serang: Moeldoko Tak Tahu Malu

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait