facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditonjok Saat Lerai Perkelahian, Lala Tusuk Saeful Sampai Ususnya Terburai

Antonio Juao Silvester Bano Selasa, 02 Februari 2021 | 12:22 WIB

Ditonjok Saat Lerai Perkelahian, Lala Tusuk Saeful Sampai Ususnya Terburai
ILUSTRASI Pria ditusuk gegara tonjok pria lain yang melerai perkelahian. [Suara.com]

Seorang pria bernama Saeful Fazri tewas usai ditusuk pisau hingga ususnya terburai.

SuaraBekaci.id - Seorang pria bernama Saeful Fazri tewas usai ditusuk pisau hingga ususnya terburai. Dia ditusuk setalah menonjok pria bernama Agus Nana Laksana alias Lala.

Lala menusuk Saeful di TK An-Nafi 01 tepatnya di Komplek Cendana, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang pada Minggu (31/1/2021) pukul 01.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Mochamad Nandar mengatakan, peristiwa penusukkan itu bermula saat dua orang pria bernama Dayat dan Yono berkelahi di lokasi kejadian.

Lala kemudian melerai perkelahian tersebut. Saeful yang juga berada di lokasi langsung mencekik Lala namun berhasil ditangkis. Saful yang kesal serangannya ditangkis, lansgung menonjok Lala di bagian wajah.

Baca Juga: Sok Kuat Tantang Kenalan Tusuk Tubuhnya, Fazri Tewas Kehabisan Darah

Setelah ditonjok, Lala mengeluarkan pisau yang ada di pinggangnya. Saeful tak gentar, dia menantang Lala untuk menusukkan pisau itu.

“Mendengar perkataan tersebut pelaku pun menusukan pisau tersebut ke korban sambil menarik tubuh korban,” kata AKP Mochamad Nandar dilansir dari bantennews.co.id  -- jaringan Suara.com, Selasa (2/1/2021).

Kemudian, Lala menarik kembali pisau yang dia tusuk ke perut Saeful. Lalu dia melarikan diri ke arah pasar.

Polisi kemudian melakukan pencarian pelaku penusukkan. Hasilnya, Senin (1/2/2021) malam, Lala ditangkap di Kampung Kadugadung, Desa Bama, Kecamatan Pagelaran.

"Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Baca Juga: Kesal Sering Dipalak, Pedagang Keroyok dan Tusuk Preman Pasar Sampai Tewas

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 dan atau 351 ayat (3) KUHPidana.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait