Sejarah RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi

Sejarah RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi yang juga dikenal dengan sebutan RSUD Kota Bekasi.

Antonio Juao Silvester Bano
Rabu, 27 Januari 2021 | 07:45 WIB
Sejarah RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi
Gedung RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.[Suara.com/M Yacub Ardiansyah]

SuaraBekaci.id - RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi atau yang juga dikenal dengan RSUD Kota Bekasi memiliki perjalanan panjang sebelum menjadi Badan Layanan Unit Daerah (BLUD) dan semegah saat ini.

Berdasarkan sejarah, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi yang berada di Jalan Pramuka Nomor 55 RT 006/006, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan ini telah berdiri puluhan tahun.

Dilansir dari laman resmi RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, rsudkotabekasi.net, rumah sakit ini bermula dari sebuah Balai Kesehatan pada tahun 1939.

Pada tahun tersebut, Bekasi merupakan bagian dari Keresidenan Jatinegara.

Baca Juga:Pemkot Bekasi Berencana Kelola Lahan Penuh Sampah di Kalimalang

Saat itu, ada seorang tuan tanah yang membangun balai kesehatan. Ukurannya 6x18 meter. di atas tanah seluas 400 meter persegi yang dihibahkan untuk kepentingan umum.

Tuan Tanah tersebut membangun balai kesehatan karena hatinya terketuk untuk membantu sesamanya yang sedang sakit. Sehingga beroperasional mulai 1939 sampai 1942 dengan dipimpin seorang doter Keresidenan.

Balai kesehatan tersebut mendapat perhatian saat pendudukan Jepang tahun 1942. Balai Kesehatan itu dikembangkan menjadi Poliklinik Bekasi.

Poliklinik Bekasi dipimpin seorang patriot pejuang kemerdeaan bernama Jasman.

Poliklinik Bekasi di bawah kepemimpinan Jasman mengambil peranan dalam merebut kemerdekaan. Karena, Poliklinik Bekasi menjadi basis perlengkapan P3K pada tahun 1945.

Baca Juga:Bak Robin Hood, Maling di Bekasi Bagi Uang Hasil Curian ke Orang Tak Mampu

Pada tahun tersebut Indonesia berhasil merdeka. Hal itu menyusul proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Satu tahun setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada 24 Juli 1946, Poliklinik Bekasi berubah status menjadi RS Pembantu. Kepemimpinan Jasman digantikan juru rawat dari RS Pembantu Banjaran bernama S. Wijaya.

Pada masa kepemimpinan S Wijaya, status RS Pembantu berubah mejadi RSU Kabupaten Bekasi. Kapasitasnya kala itu hanya 10 tempat tidur. Kemudian, dilkukan penambahan bangunan untuk perawat dan bidan.

Tahun 1956, S. Wijaya pensiun dari jabatannya sebagai kepala rumah sakit. Dia digantikan H. Nandom Miadi yang memimpin sampai 1970.

Selanjutnya, pada tahun 1970 RSU Kabupaten Bekasi dipimpin seorang dokter bernama dr Chasbullah Abdulmadjid. Rumah sakit tersebut dipimpin oleh satu seorang dokter dan beberapa tenaga medis.

dr. Chasbullah Abdulmadjid menjadi pemimpin di rumah tersebut selama satu tahun (1970-1971). Selanjutnya, digantikan dr Sukarno Kartasumitra yang memimpin RSU Kabupaten Bekasi selama lima tahun sejak 1971 sampai 1976.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

REKOMENDASI

Terkini