Muhammad Yunus
Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB
Kendaraan jenis truk molen tergeletak di badan jalan usai menabrak halte bus di area perlintasan Universitas Muhammadiyah Indonesia Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) [SuaraBekaci.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Sebuah truk molen menabrak 12 orang di halte Jalan Cut Mutia, Bekasi, pada Minggu (1/11).
  • Insiden di jalan menurun tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan enam korban mengalami luka-luka.
  • Polres Metro Bekasi Kota mengamankan sopir berinisial TM dan mendalami dugaan rem blong kendaraan.

Adapun enam korban luka-luka masih menjalani perawatan. Empat orang dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.

Putu menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan yang merenggut enam nyawa tersebut.

Ia memastikan polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kejadian dan menentukan pertanggungjawaban hukum pihak terkait.

Polisi Periksa Rem dan Dokumen Kendaraan

Selain memeriksa sopir, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Penyidik juga mendalami kelaikan truk, termasuk riwayat perawatan, pemeliharaan berkala, serta pemenuhan kewajiban uji kendaraan atau KIR.

"Dokumen-dokumen kendaraan juga akan kami pelajari dan dijadikan bahan untuk melengkapi proses penyelidikan," ujar Putu.

Polisi menyatakan status sopir dapat ditingkatkan menjadi tersangka apabila bukti yang diperoleh memenuhi ketentuan hukum.

Sementara itu, proses evakuasi truk yang menutupi sebagian ruas jalan masih menunggu alat berat berupa derek.

Baca Juga: Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Polisi telah berkoordinasi dengan pengemudi dan perusahaan pemilik kendaraan untuk mendatangkan peralatan tersebut.

Penutupan jalan akan dilakukan selama proses evakuasi berlangsung demi keselamatan petugas dan pengguna jalan.

Load More