Muhammad Yunus
Rabu, 22 April 2026 | 17:59 WIB
Teknologi ABUS: Solusi Tepat untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Tanpa Radiasi (Dok. GE Healthcare)
Baca 10 detik
  • BPJS Kesehatan mencatat kenaikan signifikan kasus serta biaya pengobatan kanker payudara dan serviks dari 2021 hingga 2025.
  • Sepanjang tahun 2025, sebanyak 79,5 juta peserta JKN telah melakukan skrining kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit tertentu.
  • BPJS Kesehatan terus mengedukasi perempuan mengenai pentingnya deteksi dini guna menjaga kualitas hidup dan kesehatan keluarga masyarakat.

"Semangat Kartini hari ini kami wujudkan melalui kemudahan akses layanan kesehatan bagi perempuan. BPJS Kesehatan hadir untuk memastikan perempuan dapat memperoleh layanan promotif dan preventif sejak dini, sehingga kondisi kesehatan dapat terjaga secara berkelanjutan," katanya.

Perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat, katanya, khususnya sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga.

Kebiasaan hidup sehat di rumah tangga, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, hingga kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan, umumnya dimulai dari perempuan, terutama ibu.

Oleh karena itu kesehatan perempuan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera.

Melalui Program JKN, pihaknya menjamin berbagai layanan kesehatan yang dapat diakses peserta perempuan di setiap fase kehidupan.

Layanan tersebut meliputi skrining IVA dan Pap Smear sebagai upaya pencegahan kanker serviks, deteksi dini kanker payudara, pemeriksaan kehamilan, serta pelayanan persalinan sesuai indikasi medis.

Load More